Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Penggemar Tenis Dukung Alih Fungsi Gedung Kesenian Kota Probolinggo, Yakin Pasti Akan Ramai

Arif Mashudi • Jumat, 29 Agustus 2025 | 23:23 WIB
BELUM PUNYA INDOOR: Warga Kota Probolinggo saat main tenis di lapangan Tenesan. (Arif Mashudi/ Radar Bromo)
BELUM PUNYA INDOOR: Warga Kota Probolinggo saat main tenis di lapangan Tenesan. (Arif Mashudi/ Radar Bromo)

KANIGARAN, Radar Bromo Pro dan kontra menyeruak menyikapi rencana Pemkot Probolinggo mengembalikan fungsi Gedung Kesenian sebagai lapangan tenis Indoor.

Bila Dewan Kesenian Kota Probolinggo (DKKPro) menolak, penggemar tenis lapangan di Kota Probolinggo bersikap sebaliknya.

Mereka justru mendorong pemkot mengambalikan fungsi gedung tersebut seperti awal dibangun, yaitu sebagai lapangan tenis indoor.

Salah satunya seperti disampaikan Bandyk Sutrisno, mantan Wakil Wali Kota Probolinggo.

Penggemar tenis lapangan itu mengatakan, lapangan tenis itu sudah ada sejak zamannya Wali Kota Suprapto.

Awalnya, menurut Bandyk, lapangan itu terbuka. Kemudian, banyak yang mengusulkan agar lapangan tenis tersebut dibangun tertutup menjadi lapangan tenis indoor.

”Sekitar tahun 1990-an lapangan tenis tersebut dibangun. Banyak yang memanfaatkan lapangan tenis tersebut. Bahkan, banyak juga penggemar lapangan tenis dari luar kota yang datang ke Kota Probolinggo,” katanya.

Bisa dikata, lapangan tenis indoor itu dulu salah satu favorit. Lokasinya yang tertutup, membuat lebih diminati. Apalagi, saat itu hanya Kota Probolinggo yang punya lapangan tenis indoor.

“Bahkan, sampai sekarang daerah di sekitar Kota Probolinggo belum punya lapangan tenis indoor,” lanjutnya.

Bandyk saat ditemui di Lapangan Tenis Bromo mengatakan, kebijakan Wali Kota Probolinggo mengembalikan fungsi gedung tersebut sangat tepat.

Bahkan, dirinya dan ratusan penggemar lapangan tenis sudah lama berharap fungsi gedung tersebut dikembalikan seperti dulu.

Menurutnya, sangat mudah untuk meramaikan kembali lapangan tenis indoor tersebut.

Misalnya, dengan kompetisi atau turnamen tingkat provinsi atau tingkat Jawa-Bali.

”Penggemar lapangan tenis ini banyak sekali. Kalau lapangan tenis indoor kembali difungsikan di Kota Probolinggo, saya yakin pasti akan ramai,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Sugeng Nufindarko, penggemar olahraga tenis lapangan.

Menurutnya, gedung tersebut sejak awal dibangun untuk lapangan tenis indoor. Tidak salah bila pemkot saat ini ingin mengembalikan fungsi tersebut.

“Apalagi, ratusan penggemar tenis lapangan sudah lama berkeinginan Kota Probolinggo kembali memiliki langan tenis indoor seperti dulu,” tuturnya.

Sugeng pun yakin, lapangan tenis indoor itu akan ramai lagi bila dibuka. Tidak hanya masyarakat Kota Probolinggo yang datang, tapi juga dari berbagai daerah.

“Kami siap membayar retribusi karena memang lapangan tenis indoor itu lebih nyaman. Panas tidak panas, hujan tetap bisa main,” terangnya.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo Rachmadeta Antariksa mengatakan, Wali Kota memang berencana mengembalikan fungsi gedung tersebut. Sebab, gedung tersebut memang dulunya dibangun untuk lapangan tenis indoor.

”Untuk kegiatan kesenian, sudah disiapkan di Kampung Seni. Jadi tidak begitu saja dibiarkan tanpa ada tempat latihan bagi kesenian,” terangnya. (mas/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#Alih Fungsi #Lapangan Tenis #dewan kesenian #pemkot probolinggo #gedung kesenian #probolinggo