PEMERINTAH Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, menegaskan komitmennya untuk melaksanakan pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Prinsip tersebut diwujudkan melalui perencanaan matang dan melibatkan warga. Namun, pelaksanaannya bertahap, menyesuaikan ketersediaan anggaran.
Tahun ini, Pemerintah Desa Pajurangan memprioritaskan infrastruktur jalan dan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi keluarga kurang mampu. Program infrastruktur diwujudkan dalam pembangunan rabat beton jalan sepanjang 131 meter dengan lebar 3 meter di Dusun Gilin Blok Pancen.
Pembangunan ini diharapkan memperlancar akses warga menuju lahan pertanian, sekolah, dan pusat aktivitas ekonomi desa.
Kepala Desa Pajurangan H. Agus Sunaryo mengatakan, setiap program pembangunan disusun melalui musyawarah desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, dan warga.
“Kami tidak ingin pembangunan hanya formalitas. Semua harus sesuai kebutuhan yang paling mendesak dan berdampak langsung bagi warga,” ujarnya.
Pemerintah desa juga tak melupakan warganya yang masih tinggal di RTLH. Tahun ini ada tiga unit RTLH milik warga yang akan dibangun. Satu unit di Dusun Darungan dan dua unit di Dusun Mudinan 2.
“Program RTLH ini sangat penting, karena menyangkut kenyamanan dan kesehatan warga. Rumah yang layak akan membuat warga lebih sehat dan produktif,” jelas H. Agus.
Ia menambahkan, realisasi semua program tidak bisa sekaligus. Melainkan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan desa.
“Kami ingin setiap rupiah yang dibelanjakan punya dampak nyata. Lebih baik bertahap tapi tuntas,” jelasnya.
Program ini mendapat sambutan positif dari warga. Salah satu penerima bantuan RTLH di Dusun Mudinan 2 RT/RW 8/2, Sahid, mengaku sangat bersyukur.
“Saya berterima kasih Pemerintah Desa Pajurangan, sudah memberikan perhatian dengan memperbaiki rumah saya melalui program RTLH,” ujarnya.
Pemerintah Desa Pajurangan, juga terus berencana melanjutkan pembangunan infrastruktur di wilayah lain. Serta memperluas program sosial berbasis pemberdayaan ekonomi.
“Pembangunan bukan hanya fisik, tapi juga membangun kualitas hidup warga. Itu target kami,” katanya.
Normalisasi Irigasi, Siapkan Sentra Jeruk Lemon
Dalam bidang perkonomian, Pemerintah Desa Pajurangan, terus berusaha memaksimalkan pendapatkan warganya yang mayoritas sebagai petani. Selain itu, juga berusaha menggali potensi baru melalui Program Tematik Hijau.
Di bidang pertanian, pemerintah desa mempunyai program normalisasi irigasi untuk mencukupi kebutuhan dari lahan pertanian. Salah satunya yang akan digarap irigasi dari Dusun Gilin dan Dusun Darungan.
Kepala Desa Pajurangan H. Agus Sunaryo mengatakan, aliran air di jalur tersebut sempat terhambat, sehingga mengganggu distribusi air ke lahan pertanian.
“Petani sangat bergantung pada irigasi yang lancar. Kalau air tersendat, hasil pertanian ikut terganggu. Karena itu, kami ambil langkah cepat dengan normalisasi sungai,” ujarnya.
Selain fokus terhadap perbaikan infrastruktur pertanian, Pemerintah Desa Pajurangan, juga menyiapkan terobosan baru melalui Program Desa Tematik Hijau.
Program ini akan dimulai dengan pembibitan dan penanaman jeruk lemon di rumah warga di seluruh dusun.
Agus menjelaskan, jeruk lemon dipilih, karena memiliki nilai jual tinggi. Serta, mudah dibudidayakan dan bermanfaat untuk konsumsi harian.
“Tujuannya ganda, warga bisa menikmati hasilnya sendiri, sekaligus menjualnya untuk tambahan penghasilan. Harapannya, ekonomi warga semakin baik dan desa menjadi lebih maju,” katanya.
Menurutnya, rencana bibit jeruk lemon akan dibagikan secara bertahap. Disertai pendampingan teknis bagi warga agar hasil panennya maksimal.
Pemerintah desa juga membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga untuk pemasaran hasil panen di masa mendatang.
“Kalau warga kompak dan serius merawat, dalam beberapa tahun ke depan jeruk lemon bisa menjadi komoditas unggulan Desa Pajurangan. Kami tidak hanya bicara pertanian padi, tapi juga diversifikasi hasil bumi,” tambah H. Agus. (dik/rud/*)
RENCANA PEMBANGUNAN TAHUN 2025
- Merabat beton jalan sepanjang 131 meter di Dusun Gilin Blok Pancen
- Merehab 3 unit RTLH. Masing-masing dua unit di Dusun Mudinan 2 dan satu unit di Dusun Darungan.
- Melakukan normalisasi Irigasi dari Dusun Gilin menuju Dusun Darungan.