Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Maling Gondol Tiga Sapi Limosin Milik Warga Kedopok-Probolinggo, Segini Kerugian Korban

Inneke Agustin • Jumat, 15 Agustus 2025 | 03:48 WIB
RAIB: Rodiah, menunjukkan lokasi kandang tiga sapinya di Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, yang raib dimaling Kamis (14/8).
RAIB: Rodiah, menunjukkan lokasi kandang tiga sapinya di Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, yang raib dimaling Kamis (14/8).

KEDOPOK, Radar Bromo- Kawanan maling hewan ternak kembali beraksi di wilayah Hukum Polres Probolinggo Kota. Tak tanggung-tanggung, sekali beraksi, mereka menggondol tiga ekor sapi sekaligus. Akibatnya, korban rugi sampai puluhan juta rupiah.

Tiga ekor sapi jenis limosin itu milik warga Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Syaiful Haq, 52. Kamis (14/8) dini hari, kawanan maling menggondol ternak yang kandangnya berada tepat di depan rumah korban.

Rodiah, 23, putri korban mengatakan, ketiga sapi itu berjenis kelamin berbeda. Satu ekor betina dan dua ekor jantan.

“Yang satu anaknya. Sementara yang sepasang indukannya. Dulu beli ketika masih kecil. Sekarang berusia sekitar 5 tahun,” jelasnya.

Tiga ternak ini tabungan bagi keluarga Rodiah. Bahkan, ketika kuliah dibiayai dari hasil ternak ini.

“Anaknya banyak. Sudah kelima kali ini beranak. Tinggal satu ekor yang jantan berusia sekitar satu tahun. Anak-anaknya dijual untuk membayar uang kuliah saya,” katanya.

Maklum, kedua orang tua Rodiah bekerja ala kadarnya. Sehari-hari sang ayah mencari rumput untuk pakan sapi.

Ibunya berjualan di pasar pada Selasa dan Sabtu. “Makanya ini (sapi) tabungan kami satu-satunya. Sekarang malah hilang semua,” ujarnya sedih.

Hilangnya sapi ini diketahui sekitar pukul 05.00. Saat itu, seperti biasa, Syaiful hendak memberi pakan. Ternyata, kondisi gembok pintu kandang hilang. “Pintunya dalam kondisi tertutup, hanya saja gemboknya sudah hilang,” katanya.

Curiga, Syaiful langsung membuka pintu. Benar, tiga ekor sapi kesayangannya telah raib dari dalam kandang. Rodiah menduga pencurian dilakukan lebih dari empat orang.

Berdasarkan penelusuran awal, jejak kaki sapi sempat terpantau mengarah ke barat. Namun, hilang di area persawahan.

“Kami sudah cek CCTV di sekitar, tapi posisinya tidak menjangkau kandang. Jadi tidak terlihat,” ujarnya.

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 55 juta. Sapi betina ditaksir Rp 25 juta, sapi jantan dewasa Rp 20 juta, dan anak sapi Rp 10 juta.

Korban bersama kerabat dan warga sekitar masih berupaya mencarinya hingga ke Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.

Kasus ini sudah dilaporkan ke perangkat RT/RW. Namun, belum dilaporkan secara resmi ke kepolisian. “Semoga bisa ketemu. Sebab, itu satu-satunya harta kami,” harap Rodiah.

Lurah Kareng Lor Nurahmad mengatakan, informasi pencurian ini telah beredar melalui grup komunikasi RT/RW. “Ketua RT dan RW sudah melaporkan di grup, tetapi secara pribadi korban belum mengajukan laporan,”ujarnya.

Kepala Subsektor Kedopok Ipda Hari Tjahjono juga mengaku belum mendapatkan laporan resmi dari korban. “Hingga hari ini, belum ada laporan masuk,” ujarnya, Kamis (14/8). (gus/rud)

Editor : Ronald Fernando
#sapi #curwan #maling