Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemerintah Desa Kalianan, Kecamatan Krucil Bangun Jalan sampai Pelosok Desa

Achmad Arianto • Kamis, 14 Agustus 2025 | 11:00 WIB
DIUKUR: Petugas melakukan monitoring dan evaluasi pengaspalan jalan di RT 4/RW 1, Dusun Cocok, Desa Kalianan.
DIUKUR: Petugas melakukan monitoring dan evaluasi pengaspalan jalan di RT 4/RW 1, Dusun Cocok, Desa Kalianan.

PEMBANGUNAN secara berkelanjutan menjadi program Pemerintah Desa Kalianan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Tahun ini prioritasnya masih pembangunan jalan.

Jalan yang layak menjadi hal penting bagi masyarakat. Termasuk bagi warga di kawasan lereng Gunung Argopuro. Sebab, jalan menjadi kebutuhan utama untuk melakukan pengembangan wilayah dan peningkatan ekonomi warga.

Hal ini membuat Pemerintah Desa Kalianan, begitu konsisten membangun dan meningkatkan kualitas jalan sampai ke pelosok desa. Khususnya jalan yang memiliki banyak fungsi dan ramai lalu lintas.

“Masih banyak jalan yang perlu dibangun, sehingga pelaksanaannya dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Operator Desa Kalianan Asep Muslih.

NYAMAN: Petugas melakukan monitoring dan evaluasi pembangunan rabat beton jalan di RT 1/RW 1, Dusun Cocok, Desa Kalianan.
NYAMAN: Petugas melakukan monitoring dan evaluasi pembangunan rabat beton jalan di RT 1/RW 1, Dusun Cocok, Desa Kalianan.

Tahun ini, ada empat ruas jalan yang menjadi sasaran pembangunan. Di antaranya, rabat beton tiga ruas jalan. Meliputi, jalan sepanjang 230 meter di RT 1/RW 1, Dusun Cocok dan dua jalan di RT 11/RW 3, Dusun Kalianan. Masing-masing panjangnya 70 meter dan 273 meter.

Tiga jalan ini sengaja dirabat beton karena sebelumnya belum pernah dibangun. Konstruksi ini juga dinilai lebih cocok dan diyakini lebih tahan lama dibanding aspal.

“Dari tiga ruas jalan itu, jalan di RT 1/RW 1, Dusun Cocok, sudah terealisasi. Sisanya akan direalisasikan pada tahap kedua,” ucapnya.

Kemudian, ada pengaspalan jalan sepanjang 200 meter di RT 4/RW 1, Dusun Cocok. Konstruksi ini dipilih karena sebelumnya jalan ini sudah pernah diaspal. Setelah termakan usia dan cuaca, kini mengalami rusak ringan. Perlu dilakukan pemeliharaan dengan pengaspalan lapisan penetrasi. Proyek ini sudah rampung digarap.

“Jalan yang menjadi sasaran pembangunan ini memiliki beberapa manfaat. Baik penghubung antardusun, akses menuju permukiman, serta menuju kebun milik warga,” jelasnya.

Photo
Photo

Rp 266 Juta untuk Ketahanan Pangan

Program Ketahanan Pangan tak luput dari rencana Pemerintah Desa Kalianan. Program ini merupakan upaya untuk mewujudkan swasembada pangan di tingkat desa. Karenanya, pemerintah desa begitu mempertimbangkan betul unit usaha yang akan dikelola melalui BUMDes.

Operator Desa Kalianan Asep Muslih mengatakan, pemerintah desa berencana mewujudkan dua unit ketahanan pangan. Berupa pertanian lombok dan penggemukan domba. Unit usaha ini dipilih dengan harapan berjalan maksimal dan mampu memompa pendapatan asli desa (PADes).

KOMPAK: Kepala Desa Kalianan Sahar (dua dari kiri) dalam Musdessus Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.
KOMPAK: Kepala Desa Kalianan Sahar (dua dari kiri) dalam Musdessus Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

“Kami sudah menganggarkan Rp 266 juta. Pengelolaannya nanti dilakukan oleh BUMDes Putra Rengganis,” ujarnya.

Warga yang tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH) juga turut menjadi perhatian. Tahun ini ada tiga unit rumah yang akan diperbaiki. Semuanya dipastikan sudah memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan perbaikannya.

Warga yang menjadi target pembangunan RTLH ini sebelumnya telah didata. Selanjutnya, dicek langsung. Setelah dinyatakan layak, diusulkan melalui musyawarah desa.

“Kami lakukan bergantian dan merata di seluruh dusun. Tahun ini RTLH akan direalisasikan di Dusun Kalimanguk,” kata Asep.

Bidang kesehatan masyarakat juga menjadi perhatian pemerintah desa. Salah satunya dengan menggalakkan kegiatan Posyandu di empat dusun. Meliputi Dusun Cocok, Kalimanguk, Kalianan, dan Dusun Mandati. Sasarannya balita 333 anak, 86 ibu hamil, dan 90 warga lanjut usia (lansia).

Dalam pelaksanaan Posyandu, bidan dan kader Posyandu menyiapkan makanan tambahan untuk setiap sasaran. Juga dilakukan pemeriksaan kesehatan. Tujuannya, untuk mendeteksi dan mencegah adanya penyakit berbahaya.

“Posyandu sasarannya tidak hanya balita. Tetapi, juga lansia dan ibu hamil. Dengan harapan, kualitas kesehatan warga bisa lebih baik,” ujarnya. (ar/rud/*)

Editor : Ronald Fernando
#kecamatan krucil #desa kalianan #transparansi desa