PROBOLINGGO, Radar Bromo- Kegiatan car free day (CFD) Kota Probolinggo, resmi pindah dari alun-alun ke Jalan Suroyo. Pada hari pertama, Minggu (10/8), banyak pedagang dan pembeli yang harus beradaptasi. Waktu berjualan juga dipangkas 1,5 jam.
Salah seorang pedagang asesoris, Atir Wardah Musafira, 17, mengatakan, pengunjung lebih ramai di Jalan Suroyo. Namun, karena ini masih hari pertama, sejumlah pelanggannya mengaku kesulitan mencari lapaknya. Waktu yang disediakan juga lebih singkat.
“Dulu bisa sampai pukul 11.00, sekarang dibatasi hingga 09.30. Bisa berdampak pada penghasilan. Tapi, semoga minggu selanjutnya para pengunjung sudah bisa hafal lokasi tiap-tiap lapak,” ujar warga Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo ini.
Hal serupa disampaikan pedagang gorengan, Geisa Firalta Putri, 30. Katanya, pada hari pertama CFD di Jalan Suroyo, pembelinya menurun. Ia menduga para pengunjung belum memahami posisi lapaknya.
“Karena masih minggu pertama, mungkin pelanggan masih mencari-cari lapak saya di sebalah mana,” katanya.
Seorang pengunjung asal Kecamatan Kanigaran, Sherli Safroni, 23, mengaku kebingungan mencari lapak langganannya. Berupa nasi seharga Rp 5 ribuan. Ia bahkan sudah mencari mulai ujung utara hingga selatan. “Sepertinya dia tidak mendapatkan tempat di sini, karena memang berasal dari luar kota. Kok saya cari tidak ada,” ungkapnya.
Kabid Perdagangan DKUP Kota Probolinggo Erwan Kiswandoko mengatakan, ada 524 pedagang terdiri dari makanan berat, makanan ringan, minuman, dan nonmamin.
“Kami bagi dua yakni sisi barat dan timur. Jadi sisi barat pedagang yang nonmamin dan makanan ringan. Sisi timur ada pedagang minuman dan makanan berat, sehingga pengunjung lebih mudah mencarinya,” terangnya.
Erwan mengatakan, berdasarkan data DKUP Kota Probolinggo, di CFD alun-alun sebetulnya ada 624 pedagang. “Namun setelah kami klarifikasi, ternyata 100 pedagang merupakan warga luar Kota Probolinggo. Sehingga kami komitmen dari awal untuk relokasi CFD ini untuk pedagang yang berasal dari Kota Probolinggo,” jelasnya.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengatakan, animo masyarakat sangat tinggi menyambut CFD di Jalan Suroyo. Terkait mungkin ada evaluasi dari masyarakat, ke depan pihaknya akan terus memperbaikinya.
“Karena memang ini masih hari pertama. Ini akan terus kami evaluasi dan lihat perkembangannya,” ujarnya. (gus/rud)
Editor : Ronald Fernando