MAYANGAN, Radar Bromo- Banyaknya angkringan di Kota Probolinggo, perlu mendapatkan perhatian serius. Sudah sering sejumlah lapak pedagang kaki lima (PKL) ini menjadi tempat minum minuman keras (miras).
Sabtu (19/7) malam, anggota Polres Probolinggo Kota bersama Satpol PP Kota Probolinggo kembali mengungkap perbuatan tercela itu. Ketika melakukan patroli, mereka menemukan lima pemuda tengah menenggak miras di salah satu angkringan di sekitar Taman Wisata Studi Lingkungan (TWSL).
“Kegiatan ini melibatkan satu pleton gabungan fungsi dengan kegiatan berupa patroli keliling kota dan berhenti di titik-titik rawan dengan menghidupkan blue light,” ujar Waka Polres Probolinggo Kota Kompol Didid Wahyu Agustyawan.
Salah satu lokasi yang didatangi, kawasan angkringan di depan TWSL, sekitar pukul 23.15. Di lokasi ini didapati lima pemuda tengah minum miras di salah satu angkringan. Kelima pemuda itu merupakan warga Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.
“Dari kelima pemuda itu, ada satu orang yang sepertinya mabuk berat. Saat disuruh bangun, tidak kuat berdiri tegak. Akhirnya, seluruh pemuda tersebut diamankan ke Mapolres Probolinggo Kota untuk dilakukan pembinaan,” ujar Petugas Tindak Internal Satpol PP Kota Probolinggo Ariston.
Tiga motor milik kelima pemuda ini turut diamankan, karena menggunakan knalpot brong. Dari lokasi, aparat juga mendapati tiga botol miras yang diduga telah dikonsumsi lima pemuda tersebut.
“Satu botol miras bermerek, isinya tinggal separo. Kemudian, dua botol jenis arak, tapi yang satu botol araknya sudah habis, sedangkan satu botol lainnya sisa sedikit,” terang Ariston.
Berdasarkan keterangan para pemuda tersebut, kata Ariston, mereka mendapatkan miras dari luar angkringan. Meski demikian, petugas tetap memberikan imbauan sekaligus sosialisasi terhadap pedagang angkringan di lokasi.
“Kami menyampaikan kepada seluruh pemilik angkringan untuk tidak memfasilitasi pengunjung yang minum miras di sana,” ungkapnya.
Dari TWSL, patroli dilanjutkan ke Kelurahan Wiroborang, Kelurahan Kedungasem, Gladak Serang, dan Stadion Bayuangga.
“Dari lokasi tersebut, hasilnya nihil dan kondusif,” ujarnya.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Probolinggo Kota Iptu Tohari mengatakan, kelima pemuda tersebut diamankan ke Polres Probolinggo Kota.
“Mereka diamankan di Unit Sat Samapta,” ujarnya. (gus/rud)
Editor : Ronald Fernando