Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Gempa di Lumajang Ikut Guncang Tiris Probolinggo, BPBD Catat Ada 13 Rumah Rusak, Ini Rinciannya

Agus Faiz Musleh • Sabtu, 19 Juli 2025 | 03:53 WIB
RETAK: Rumah salah satu rumah di Kecamatan Tiris yang rusak akibat terdampak gempa, Jumat (18/7) pagi.
RETAK: Rumah salah satu rumah di Kecamatan Tiris yang rusak akibat terdampak gempa, Jumat (18/7) pagi.

TIRIS, Radar Bromo–Getaran gempa bumi dengan magnitudo 1,9 yang berpusat di wilayah Kabupaten Lumajang ikut mengguncang Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jumat (18/7) pagi.

Gempa yang terjadi sekitar pukul 04.55 itu kekuatannya tergolong kecil, namun menyebabkan kerusakan pada sedikitnya 13 rumah warga di empat desa terdampak.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo mencatat bahwa rumah-rumah yang rusak tersebar di Desa Tiris, Segaran, Ranu Gedang, dan Ranu Agung.

Kepala BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif, membenarkan adanya kerusakan pascagempa.

“Meski pusat gempa berada di Lumajang, dampaknya cukup terasa hingga Tiris. Kami mencatat setidaknya 13 rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Syukurlah tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Titik gempa berada di timur laut Lumajang dengan kedalaman 17 Km. Getaran itu kemudian berdampak hingga sejumlah wilayah di Kecamatan Tiris.

“Sejauh ini hanya empat wilayah yang terdampak dari gempa yang titik pusatnya ada di timur laut lumajang itu,” terangnya.

Berdasarkan informasi dari BMKG Juanda, gempa terjadi sebanyak 41 kali sejak tanggal (16/7) pada pukul 18.00 lalu keesokan harinya (17/7) gempa kembali terjadi pukul 01.00 hingga pada tanggal (18/7) gempa kembali terjadi pada pukul 10.00

Setelah gempa, Tim Pusdalops BPBD telah diterjunkan untuk melakukan asesmen dan memberikan bantuan awal kepada warga terdampak.

Bantuan yang disalurkan meliputi terpal, paket makanan siap saji, biskuit tambahan gizi, paket sandang, hygiene kit, dan perlengkapan anak.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan relawan dan warga setempat untuk mendata kerusakan lebih lanjut,” kata Oemar.

Ia mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan gempa untuk tetap waspada, tidak panik, dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda bahaya susulan.

“Kewaspadaan dan kesiapsiagaan adalah kunci dalam mengurangi risiko bencana,” tegasnya.

 

Rumah Warga yang Rusak Akibat Gempa:

  1. Rumah Kaprawi Dusun Gudang Rt 03 Rw 02 Desa Segaran
  2. Rumah Muhamad Arif Dusun Taman Rt 03 Rw 001 Desa Tiris
  3. Rumah Sugianto Dusun Taman Rt 03 Rw 001 Desa Tiris
  4. Rumah Rais Dusun Taman Rt 03 Rw 001 Desa Tiris
  5. Rumah Mali Dusun Taman Rt 03 Rw 001 Desa Tiris
  6. Rumah Fathur Rosi Dusun Tancak Rt 018 Rw 001 Desa Ranu Agung
  7. Rumah Ribut Wahidi Dusun Taman Rt 03 Rw 001 Desa Tiris
  8. Rumah Miskali, Dusun Taman Rt 03 Rw 001 Desa Tiris
  9. Rumah Sunardi, Dusun Taman Rt 03 Rw 001 Desa Ranu Gedang
  10. Rumah Hendri Hermanto Dusun Krajan Rt 007 Rw 002 Desa Tiris
  11. Rumah Dani Agung Setiawan, Dusun Krajan Rt 005 Rw 001 Desa Tiris
  12. Rumah Latip, Dusun Timur Sungai Rt 012 Rw 003, Desa Tiris
  13. Rumah Samo, Dusun Timur Sungai Rt 0012 Rw 002, Desa Tiris

 

(mu/ran/fun)

Editor : Fandi Armanto
#Gempa Lumajang #bpbd #gempa