Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Rusak karena Kendaraan Berat, Tiga Titik Jalan Lumbang-Probolinggo Diperbaiki

Inayah Maharani • Jumat, 11 Juli 2025 | 12:00 WIB
KONSTRUKSI: Sejumlah pekerja menggarap perbaikan jalan di Jalan Raya Lumbang, Desa Tandonsentul, Kamis (10/7).
KONSTRUKSI: Sejumlah pekerja menggarap perbaikan jalan di Jalan Raya Lumbang, Desa Tandonsentul, Kamis (10/7).

LUMBANG, Radar Bromo- Ruas Jalan Raya Lumbang, Kabupaten Probolinggo, yang rusak dan bergelombang, akhirnya diperbaiki. Rusaknya ruas jalan provinsi ini disebabkan seringnya dilintasi kendaraan bertonase lebih dari 10 ton.

Ada tiga titik jalan yang kerusakannya parah dan diperbaiki. Semuanya berada di Desa Tandonsentul, Kecamatan Lumbang. Perbaikannya dilakukan sejak Senin (7/7). Dari tiga titik, satu titik sudah rampung. Proyek ini ditarget rampung dalam 14 hari.

Pengawas Jalan Provinsi untuk Daerah Tongas, Lumbang, dan Sukapura Hardianto mengatakan, jalan provinsi mulai dari Kecamatan Tongas, Lumbang, dan Kecamatan Sukapura, banyak yang rusak karena tonase kendaraan yang berlebih. Tapi, kali ini ada tiga titik yang diprioritaskan untuk digarap lebih awal. “Kami ambil tiga titik yang dirasa perlu didahulukan,” ujarnya.

Fondasi jalanan bergerak, sehingga mengakibatkan jalan ambles dan bergelombang.  Menurutnya, kerusakan jalan di tiga titik itu lebih parah dibanding titik lain. Selain itu, juga dekat dengan permukiman warga. “Kami masih ajukan lagi untuk titik yang lain karena di sini kerusakannya parah, jadi kami ajukan dulu,” jelasnya.

Di titik kedua, panjang jalan yang rusak sekitar 46 meter. Ada beberapa tahapan perbaikan yang dilakukan. Salah seorang operator alat berat dalam konstruksi jalan ini, Salam mengatakan, aspal lama yang sudah rusak keruk. Kemudian, dilapisi material base course material konstruksi yang terbuat dari campuran batu, pasir, dan batu pecah serta semen.

Itu merupakan lapisan dasar atau fondasi aspal. Setelahnya baru ditimpa aspal baru dan dipadatkan melalui tandem roller. “Material base course-nya kan harus kering dulu baru bisa diaspal. Itu yang lama,” ujarnya.

Untuk sementara waktu, jalan dibuka satu jalur selama proses perbaikan jalan. Meski begitu, arus lalu lintas tetap lancar, sebab arus lalu lintas di jalan ini tidak begitu ramai. (ran/rud)

Editor : Ronald Fernando
#lubang #jalan rusak #lumbang #perbaikan jalan