Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemenang Tender Proyek Gedung Inspektorat Kota Probolinggo Bukan Penawar Terendah, Begini Alasan Pemkot

Arif Mashudi • Kamis, 19 Juni 2025 | 14:00 WIB
Ilustrasi Proyek
Ilustrasi Proyek

KANIGARAN, Radar Bromo - Pemenang tender proyek lanjutan pembangunan gedung Inspektorat Kota Probolinggo dengan anggaran Rp 4,9 miliar sudah diumumkan.

Pemenangnya, peserta dengan nilai penawaran Rp 3.920.000.000. Namun, kini masih ada masa sanggah.

Sejatinya, nilai penawaran CV Tujuh April asal Makassar, ini bukan yang paling rendah.

Dari data yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, penawaran CV Tujuh April berada di urutan 11.

Namun, 10 peserta di atasnya dianggap tidak lulus pembuktian kualifikasi. Bahkan, dari 44 peserta tender, hanya 5 peserta yang dinyatakan lulus pembuktian kualifikasi dan nilai penawaran terendah adalah CV Tujuh April.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Probolinggo Andung Tjahjono mengatakan, pemenang tender lanjutan pembangunan gedung Inspektorat, sudah diumumkan sesuai hasil evaluasi dan kualifikasi.

Namun, kini masih tahap masa sanggah. Peserta tender yang belum ditetapkan menang masih bisa mengajukan sanggahan mulai Selasa-Senin (17-23/6).

Soal pemenang tender bukan peserta dengan penawaran terendah, Andung menerangkan, peserta yang menawar harga paling rendah belum tentu memenangkan tender.

Karena selain nilai tawaran paling rendah, harus memenuhi syarat kualifikasi.

Seperti jika total harga hasil klarifikasi lebih besar dari total harga penawaran, maka harga dinyatakan tidak wajar dan penawaran dinyatakan gugur.

Berdasarkan hasil evaluasi kewajaran harga untuk peserta, diperoleh hasil bahwa penawaran dinyatakan tidak wajar dan dinyatakan gugur.

“Ada juga peserta dinyatakan gugur karena tidak menyampaiakan perizinan berusaha di bidang jasa konstruksi (Sertifikat Badan Usaha),” jelasnya.

Terkait kapan diperkirakan dapat tentukan pemenangnya, Andung mengatakan, proses tender sudah ada tahapan dan jadwalnya.

Kini masih ada waktu sanggah. Diperkriakan akhir bulan ini sudah ada pemenangnya dan berkontrak.

“Jika tidak ada sanggahan, pemenang nantinya dapat ditetapkan sebagai pemenang berkontrak,” terangnya.

Diketahui, Pemkot Probolinggo sedang membangun gedung Inspektorat di Jalan Mastrip, Kota Probolinggo.

Gedung ini dikonsep hingga lantai tiga. Lantai pertama atau bawah dijadikan tempat parkir kendaraan dan ruang konsultasi.

Lantai dua dan tiga akan dijadikan ruang kerja serta aula. Tahun ini, proyek ini dilanjutkan dengan anggaran Rp 4,9 miliar. (mas/rud)

Editor : Ronald Fernando
#kualifikasi #proyek #tender #rendah #Peserta