WONOASIH, Radar Bromo–Abdul Hamid, 45, tidak menyangka. Tahun ini, sapi ternak miliknya dipilih menjadi salah satu hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto untuk Hari Raya Idul Adha 2025.
Sapi dengan bobot hampir 1 ton (994 kg) itu dibeli Presiden dengan harga Rp 90 juta dan dihibahkan pada Kota Probolinggo.
Warga Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, itu sudah 2 tahun 5 bulan memelihara sapi jenis Simmental tersebut.
Selama itu pula, sapi yang diberi nama Joko Kendil itu dipelihara secara maksimal.
Tidak hanya diberi pakan terbaik. Yang menarik, Hamid mengajak sapinya itu jalan-jalan setiap pagi dan sore.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin pun mengaku bangga. Sebab, pada Idul Adha tahun ini, warga Kota Probolinggo mendapat bantuan kemasyarakatan berupa seekor hewan kurban dari Presiden Prabowo. Apalagi, hewan kurban itu dibeli dari warga Kota Probolinggo sendiri.
Sebagai bentuk apresiasi, Wali Kota langsung mendatangi rumah Hamid untuk melihat sapi Simmental itu.
Dokter Amin datang Selasa (3/6) pagi bersama sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkot Probolinggo. Antara lain, Kabag Kesra Andri Purwanto, Camat Wonoasih Deus Nawandi, Kepala Satpol PP Pujo Agung Satrio, dan Plh Kepala DKP3 Trilia Yuliana.
“Kami mengapresiasi kerja para peternak Kota Probolinggo. Sehingga, salah satunya terpilih menjadi hewan kurban Bapak Presiden. Insyaallah hewan kurban ini akan kami bawa ke Masjid Agung Raudlatul Jannah dan dikurbankan di sana sebagai hadiah dari Bapak Presiden untuk Kota Probolinggo,” katanya saat ditemui di rumah Hamid.
Dokter Aminuddin pun mendorong para peternak lain untuk terus meningkatkan kualitas dan bobot hewan ternak mereka.
Sehingga, ke depan akan semakin banyak sapi dari Kota Probolinggo yang berpeluang dipilih sebagai hewan kurban presiden.
“Dengan harga segitu (Rp 90 Juta, Red) tentu sesuai dengan harapan peternak. Artinya, tidak menutup kemungkinan nantinya bukan hanya satu ekor. Ke depan ada dua, tiga ekor, atau lebih yang dibeli oleh Bapak Presiden,” harapnya.
Hamid sendiri mengaku bangga karena sapi ternak peliharaannya terpilih menjadi hewan kurban bantuan Presiden RI. Sapi berusia 4 tahun 5 bulan itu dibelinya saat berusia 2 tahun.
Saat itu, dia membeli di pasar sapi dengan harga Rp 27 juta. Lalu selama 2 tahun 5 bulan, Hamid menghabiskan biaya antara Rp 26,5 juta – Rp 30 juta untuk memelihara sapi itu.
Dan saat ini, sapinya dibeli dengan harga Rp 90 juta oleh Presiden Prabowo.
“Ini rezeki. Saya senang dibeli seharga Rp 90 juta. Sehari-hari saya rawat dengan pakan hijauan, rumput, dan minumnya ampas sama pollard,” terang Hamid. (mas/hn)
Editor : Muhammad Fahmi