Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dump Truck Ini Alami Gagal Fungsi Rem di Tegalsiwalan Probolinggo, Tabrak Motor-Pikap hingga Empat Nyawa Melayang, Termasuk Sopir-Kernet dan Pasutri

Inayah Maharani • Rabu, 28 Mei 2025 | 03:44 WIB
MASUK JURANG: Dump truk yang kehilangan fungsi rem, masuk ke dalam jurang setelah menabrak motor dan pikap di Banjarsawah, Selasa (27/5) siang. Inset, sopir dump truk yang meninggal.
MASUK JURANG: Dump truk yang kehilangan fungsi rem, masuk ke dalam jurang setelah menabrak motor dan pikap di Banjarsawah, Selasa (27/5) siang. Inset, sopir dump truk yang meninggal.

TEGALSIWALAN, Radar Bromo - Kecelakaan maut terjadi di Jalan raya Lumajang-Probolinggo, tepatnya di ruas jalan raya Malasan, masuk Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan. Selasa (27/5) siang.

Sebuah dump truck mengalami  gagal fungsi rem dan menabrak motor serta sebuah pikap. Akibatnya, empat korban meninggal di insiden ini. Selain itu ada satu korban yang mengalami luka-luka.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, insiden terjadi sekitar pukul 12.43. Kecelakaan ini melibatkan tiga kendaraan hingga menyebabkan 5 orang jadi korban.

Tiga kendaraan yang terlibat dalam kejadian nahas yaitu kendaraan drum truck bernopol W 8193 UR, motor Honda Vario yang nopolnya belum diketahui dan satu unit mobil pikap Daihatzu Grandmax bernopol N 8528 EC.

MAKAN WAKTU: Dump truk dievakuasi menggunakan crane.
MAKAN WAKTU: Dump truk dievakuasi menggunakan crane.

Kecelakaan bermula saat kendaraan drump truck melaju dari arah selatan ke utara. Dump truck yang kosong muatan itu melaju dari arah Lumajang menuju Probolinggo.

Dump truck ini dikemudikan Ajes Muhammad Soleh, 24, warga Dusun Tambak Bahak, Desa Curahdringu, Kecamatan Dringu.

Dia bersama kernetnya, Hartomo Aji,  21, warga Dusun Kelapisan, Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.

Dump truck yang dari selatan rupanya mengalami rem blong. Kondisi jalan yang menurun dan menikung, memperparah laju dump truck.

Laju drump truk kehilangan kendali Sopir dump truck akhirnya banting setir ke arah kanan.

Celakanya, dari arah berlawanan melaju motor yang dikendarai dan mobil pikap berjalan dari arah berlawanan, melaju motor Vario yang dikendarai Suhud, 44, dan Mawaddah Warohmah, 39.

Keduanya adalah pasutri asal Dusun Pandansari, Desa Tigasan Wetan, Leces.

Selain motor, ada juga pikap bernopol N 8528 EC yang dikemudikan Puji Hariono, 43. Pria asal Desa Kedungduren, Kecamatan Paskisaji, Kabupaten Malang itu membawa muatan kemenyan.

Alhasil, tabrakan tak dapat terhindarkan. Laju dump truck oleng tak stabil.  Kendaraan besar itu terus melaju.

Selama kecelakaan hingga proses evakuasi, arus lalu lintas sempat tersendat.
Selama kecelakaan hingga proses evakuasi, arus lalu lintas sempat tersendat.

Walau sudah banting setir dan menabrak motor dan pikap, dump truck tetap menghantam pembatas jalan hingga terjun ke jurang. Karena itupun sepeda motor ikut terbawa sampai jurang.

Kanitlaka Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejdian perkara (TKP) TKP tidak ditemukan bekas rem. Sehingg dugaan kuat dump truck mengalami kehilangan fungsi rem.

"Tidak ada bekas sehingga diduga truk mengalami kehilangan fungsi rem sehingga menabrak dua kendaraan juga pembatas jalan" katanya.

Atas kejadian ini empat orang meninggal dunia yaitu supir dump truck dan kernetnya. Lalu sepasang suami istri asal Tigasan Wetan, Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo. Sedangkan supir pikap selamat meski mengalami luka-luka di kaki akibat terjepit bodi mobil.

Kerasnya tabrakan juga membuat satu pengendara motor yakni Suhud, terjepit bodi dump truck. (ran/fun)

Editor : Fandi Armanto
#satlantas polres probolinggo #dump truk #tegalsiwalan #kecelakaan karambol #probolinggo #rem blong