Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Peringati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025, Disdikbud Kota Probolinggo Gelar Berbagai Lomba Edukatif

Evelyn Ridhayanti • Selasa, 27 Mei 2025 | 15:39 WIB
EDUKATIF: Tiga Lomba Edukatif digelar selama 3 hari di Halaman Museum Probolinggo. Selain memperingati Hardiknas 2025, juga menyemarakkan kembali Museum Probolinggo.
EDUKATIF: Tiga Lomba Edukatif digelar selama 3 hari di Halaman Museum Probolinggo. Selain memperingati Hardiknas 2025, juga menyemarakkan kembali Museum Probolinggo.

PERINGATAN Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025 di Kota Probolinggo, terus berlanjut. Setelah digelar Youth Culture Festival 2025 selama 5 hari, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo menggelar tiga lomba edukatif, Minggu (25/5).

Meliputi, Lomba Edukatif Mewarnai Koleksi Museum; Lomba Edukatif Mendongeng Museum dan Budaya; serta Lomba Edukatif Desain Poster Museum Tahun 2025. Kegiatan ini digelar selama 3 hari di Halaman Museum Probolinggo, Jalan Suroyo Kota Probolinggo.

Pagi itu, lomba edukatif ini dibuka oleh Kepala Disdikbud Kota Probolinggo Dr. Siti Romlah, S.Si., M.Pd. Tampak hadir mendampingi para pejabat di lingkungan Disdikbud. Di antaranya, ada Kabid Pembinaan Kebudayaan, Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Kabid Pembinaan Ketenagaan, hingga koordinator Penilik dan Koordinator Pengawas.

Dr. Siti Romlah, S.Si., M.Pd. Kepala Disdikbud Kota Probolinggo
Dr. Siti Romlah, S.Si., M.Pd. Kepala Disdikbud Kota Probolinggo

Kepada Jawa Pos Radar Bromo, Kepala Disdikbud Dr. Siti Romlah mengatakan, kegiatan ini merupakan momen atau kesempatan memberikan ruang kepada anak-anak se- Kota Probolinggo untuk berkompetisi.

Pada hari pertama, digelar Lomba Edukatif Mewarnai Koleksi Museum, untuk anak-anak jenjang TK/RA. Hari kedua, Lomba Edukatif Mendongeng Museum dan Budaya, untuk anak-anak jenjang SD/MI. Hari ketiga, Lomba Edukatif Desain Poster Museum yang pesertanya adalah siswa tingkat SMP/MTs.

“Kami berupaya menarik seluruh pelajar di Kota Probolinggo, mulai sejak dini agar senang berkunjung ke museum. Dengan mengenal museum, anak-anak jadi tahu apa saja koleksi museum, anak-anak tahu sejarah kota kelahirannya, Kota Probolinggo. Edukasi ini akan menumbuhkan kecintaan dan menumbuhkan keinginan untuk ikut melestarikan budaya yang dimiliki Kota Probolinggo,” ujar Dr. Siti Romlah.

Diketahui, Kota Probolinggo memiliki dua museum. Museum Probolinggo dan Museum dr. Saleh Kota Probolinggo. Dua museum inilah mencerminkan betapa kayanya sejarah budaya Kota Probolinggo.

FOTO BERSAMA: Kepala Disdikbud Kota Probolinggo Dr. Siti Romlah didampingi para kepala bidang, penilik, dan pengawas berfoto bersama di depan peserta Lomba Mewarnai.
FOTO BERSAMA: Kepala Disdikbud Kota Probolinggo Dr. Siti Romlah didampingi para kepala bidang, penilik, dan pengawas berfoto bersama di depan peserta Lomba Mewarnai.

Dr. Siti Romlah meyakini, berbagai lomba edukasi yang digelar Disdikbud di Museum Probolinggo, merupakan salah satu implementasi belajar tapi menyenangkan. Di satu sisi membentuk karakter anak berjiwa jujur, kreatif, berani berkompetisi, mandiri, tangguh, sekaligus mengasah segala potensi dan menjawab rasa keingintahuan anak.

Bila apresiasi bagi pelaku-pelaku seni dan sanggar seni budaya kini disajikan dalam Harmoni Museum, kreativitas seni budaya para pelajar diapresiasi melalui gelaran Youth Culture Festival, hingga berbagai lomba-lomba edukasi untuk tingkat TK/RA, SD/MI, dan SMP/MTs. Semuanya diinisiasi Disdikbud untuk meramaikan eksistensi Museum Probolinggo.

Event ini juga menjadi bagian Program 100 Hari Kerja Wali Kota Probolinggo Dr. Aminuddin, Sp.OG (K), M.Kes.-Wakil Wali Kota Probolinggo Hj. Ina Dwi Lestari, S.AP., M.M. Bukan tidak mungkin komitmen ini akan menjadikan Museum Probolinggo sebagai ikon sekaligus destinasi wisata baru bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. (adv/el)

Editor : Ronald Fernando
#Kota Probolinggo #nasional #pendidikan