Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Aspal Lapen Bikin Jalan Poros di Desa Randujalak Besuk Probolinggo Makin Mulus

Achmad Arianto • Senin, 19 Mei 2025 | 13:05 WIB
MULUS: Sekretaris Randujalak Desa Abdul Azis (kanan) mengecek ruas jalan RT 2/RW 1, Dusun Krajan sampai RT 1/RW 3, Dusun Kosambi yang baru selesai dibangun.
MULUS: Sekretaris Randujalak Desa Abdul Azis (kanan) mengecek ruas jalan RT 2/RW 1, Dusun Krajan sampai RT 1/RW 3, Dusun Kosambi yang baru selesai dibangun.

PEMBANGUNAN merata di semua bidang secara bertahap dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Randujalak, Kecamatan Besuk.

Pembangunan infrastruktur terus direalisasikan bersamaan dengan program kesehatan dan kemasyarakatan.

Desa Randujalak yang dipimpin Nur Dwiansyah Triyono Putra, memiliki belasan jalan poros desa yang sering digunakan masyarakat desa.

Sayangnya infrastruktur penting ini tidak semuanya memiliki kondisi baik. Beberapa ruas jalan mengalami kerusakan sehingga perlu dilakukan pembangunan atau pemeliharaan agar kondisinya lebih nyaman.

Sekretaris Randujalak Desa Abdul Azis mengatakan, dana yang dimiliki oleh desa untuk membangun infrastruktur cukup terbatas.

Sehingga dalam penyusunan rencana pembangunan, pemdes perlu berhati-hati.

Pemdes kemudian mempertimbangkan beberapa hal yang akan dibangun. Saat musyawarah disepakati bahwa infrastruktur yang menjadi prioritas pembangunan adalah jalan poros desa.

“Kami memaksimalkan anggaran yang ada. Infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat saat ini adalah jalan yang baik dan nyaman,” katanya.

Pemdes telah merencanakan dan merealisasikan pengaspalan jalan sepanjang 330 meter di RT 2/RW 1, Dusun Krajan sampai RT 1/RW 3, Dusun Kosambi.

Jalan ini merupakan poros desa. Melalui ruas jalan ini pemukiman yang dihuni oleh puluhan kepala keluarga (KK) dapat dijangkau. Jalan ini juga akses menuju kantor desa sekaligus akses penghubung dengan Desa Besuk Agung.

Ruas jalan dibangun dengan konstruksi aspal lapen. Sebab sebelumnya jalan pernah dilakukan pengaspalan.

Tetapi karena sering dilintasi pengendara serta termakan oleh cuaca dan waktu, akhirnya jalan mengalami kerusakan.

Kerusakan yang terjadi meliputi pengelupasan bagian permukaan jalan serta ditemukan beberapa bagian jalan yang berlubang sehingga memerlukan pemeliharaan.

“Jalan kami bangun dengan konstruksi aspal lapen karena struktur dasar jalan masih bagus. Masih memungkinkan dilakukan tambal sulam dan pengerasan bagian permukaan,” terangnya.

Selain jalan, ada dua rencana fisik lainnya yang telah direncanakan dan menunggu realisasi. Proyek tersebut diantaranya membangun pelat deker sepanjang 8 meter dan lebar 4,8 meter.

Bangunan ini merupakan penghubung antar dusun. Pembangunan yang dilakukan diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi warga dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

“Sebanyak 3 unit RTLH tahun ini juga kami rencanakan. Dari rencana pembangunan yang sudah disusun baru jalan aspal yang sudah selesai. Sisanya menunggu realisasi tahap berikutnya,” terangnya.

MUSYAWARAH: Camat Besuk Abdul Bari (Tengah) dan Kepala Desa Randujalak Nur Dwiansyah Triyono Putra (pegang mik) saat melaksanakan musyawarah di balai desa R
MUSYAWARAH: Camat Besuk Abdul Bari (Tengah) dan Kepala Desa Randujalak Nur Dwiansyah Triyono Putra (pegang mik) saat melaksanakan musyawarah di balai desa R

Sisihkan Anggaran, Wujudkan Kesehatan Kelompok Rentan

Kesehatan masyarakat rentan turut menjadi perhatian Pemdes Randujalak. Kegiatan posyandu yang menyasar pada balita, ibu hamil, lansia dan remaja dilakukan secara rutin.

Upaya ini dilakukan semata-mata untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat rentan.

Sekretaris Randujalak Desa Abdul Azis mengatakan, posyandu dilaksanakan secara bergantian di seluruh dusun yang ada di desa.

Meliputi posyandu di Dusun Krajan, Giran, Kosambi, dan Gardu. Pemberian layanan dan sosialisasi dilaksanakan secara terjadwal menyesuaikan sasaran kegiatan posyandu.

“Warga rentan kami berikan layanan kesehatan. Mulai dari balita ada 150 anak, lansia dan remaja total ada 150 orang. Dan ibu hamil ada 30 orang. Mereka rutin mengikuti kegiatan posyandu,” ucapnya.

Tumbuh kembang balita desa menjadi perhatian serius Pemdes Randujalak. Tak heran jika jumlah balita lebih banyak dibandingkan dengan usia rentan lainnya.

Pasalnya kesehatan balita lebih rentan. Sehingga memerlukan adanya peran serta dari pemerintah. Pemenuhan kebutuhan gizi harian balita harus terjamin. Asupan gizi yang cukup sangat mempengaruhi tumbuh kembang balita.

Setiap pelaksanaannya, bidan dan kader posyandu menyiapkan pemberian makanan tambahan (PMT) dengan menu yang cukup bervariasi. Mulai dari lauk dan makanan, cemilan, hingga buah-buahan. Menu tersebut telah dihitung kadar gizinya.

KESEHATAN: Petugas melakukan imunisasi pada balita desa. Bidang kesehatan dan kemasyarakatan tak luput dari program pembangunan desa.
KESEHATAN: Petugas melakukan imunisasi pada balita desa. Bidang kesehatan dan kemasyarakatan tak luput dari program pembangunan desa.

Gizi yang tidak terpenuhi dengan baik akan menyebabkan stunting pada anak. Dalam jangka panjang, dampak stunting akan menyebabkan anak kesulitan belajar, penyakit jantung dan pembuluh darah. Karena itulah pemenuhan gizi sangat diperlukan.

Sementara pemenuhan gizi sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi masyarakat. Stunting merupakan gagal tumbuh akibat kurangnya asupan gizi, dimana dalam jangka pendek dapat menyebabkan terganggunya perkembangan otak, metabolisme, dan pertumbuhan fisik pada anak.

Begitu pula saat kegiatan posyandu lansia, remaja dan ibu hamil. Dalam kegiatan posyandu juga dilakukan pengecekan kesehatan. Kegiatan dilakukan untuk mendeteksi dan mengantisipasi penyakit dalam tubuh.

Deteksi dini perlu dilakukan agar gejala penyakit dapat segera ditanggulangi. Pemberian vitamin sesuai kebutuhan turut diberikan.

“Pelaksanaan posyandu selalu kami pantau. Harapannya agar tidak ada stunting di desa,” bebernya. (ar/fun/*)

 

Rencana Pembangunan Tahun 2025

Editor : Abdul Wahid
#transparansi desa #kecamatan besuk #desa randujalak