LUMBANG, Radar Bromo - Destinasi wisata Air Terjun Madakaripura di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, lebih setahun ditutup.
Sejauh ini, belum jelas kapan akan dioperasionalkan lagi. Ada sejumlah kendala yang masih harus dituntaskan.
Tutupnya destinasi wisata alam ini menjadi perhatian serius Bupati Probolinggo Mohammad Haris.
Kamis (15/5), ia meninjau kondisi Wisata Air Terjun Madakaripura yang tutup akibat banjir bandang pada awal 2024. Bupati sempat beraudiensi dengan sejumlah pelaku wisata.
Ia mengatakan, sebetulnya Pemkab ingin objek wisata ini segera dibuka.
“Kami akan upayakan untuk membuka objek wisata Madakaripura dengan beberapa rekomendasi. Dibukanya objek wisata Madakaripura ini harus ada akses yang baik, termasuk jalan dan yang terpenting harus safety,” katanya.
Menurutnya, semua konsep pariwisata di Kabupaten Probolinggo harus berbasis budaya, sehingga bisa menarik minat wisatawan.
“Jika nantinya kembali buka, Madakaripura tak sekadar ada air terjun. Tetapi, ada cerita di situ. Inilah kesempatan pada guide untuk mengantarkan wisatawan sambil bercerita,” katanya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi mengatakan, pihaknya masih melakukan kajian apa-apa saja infrastruktur yang harus diperbaiki.
“Kami siapkan dokumen untuk kami kaji. Karena Bupati juga ingin mempelajari apa saja yang dibutuhkan untuk persiapan pembukaan,” katanya.
Terkait timeline kapan Madakaripura bisa kembali buka, Heri belum memastikan. Menurutnya, ada tiga tahapan agar Madakaripura bisa kembali buka.
Meliputi, pengkajian, MoU dengan PT Palawi (Pengelola Kawasan Madakaripura), lalu perbaikan infrastruktur yang rusak.
Baca Juga: CJH Kabupaten Probolinggo Terpecah Menjadi 7 Kloter, Awalnya 3 Kloter
Namun, Heri memastikan, perbaikan akan dimulai tahun ini. Ada beberapa infrastruktur yang rusak, namun yang paling krusial dan perlu didahulukan adalah perbaikan jalan setapak menuju Air Terjun Madakaripura.
“Masih kami kaji perlu perbaikan atau kami buatkan jalur baru yang lebih baik dan aman. Terkait perbaikan-perbaikan kecil akan dimulai tahun ini,” katanya. (ran/rud)
Editor : Ronald Fernando