Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemerintah Desa Sumberan, Kecamatan Besuk Realisasikan Pengaspalan Jalan-Bangun TPT

Achmad Arianto • Kamis, 15 Mei 2025 | 11:10 WIB
CEK LANGSUNG: Kepala Desa Sumberan Hasyim Said Mansur (kanan) mengecek pengerjaan pengaspalan jalan di RT 6/RW 1, Dusun Krajan.
CEK LANGSUNG: Kepala Desa Sumberan Hasyim Said Mansur (kanan) mengecek pengerjaan pengaspalan jalan di RT 6/RW 1, Dusun Krajan.

PEMBANGUNAN infrastruktur menjadi program prioritas Pemerintah Desa Sumberan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo. Sasaran utamanya jalan poros desa.

Masih banyaknya ruas jalan yang belum tersentuh pembangunan menjadi perhatian Pemerintah Desa Sumberan. Karenanya, setiap tahun pemerintah desa secara konsisten membangun jalan menjadi lebih baik lagi.

Jalan yang baik bukan hanya mampu meningkatkan kenyamanan. Tetapi, juga diyakini dapat mempermudah mobilisasi warga dan mendongkrak perekonomian masyarakat.

“Tahun ini kami masih fokus pembangunan infrastruktur, sebab banyak jalan yang masih perlu dibangun. Saat ini kami fokus bangun jalan poros desa,” ujar Kepala Desa Sumberan Hasyim Said Mansur.

Kini, Pemerintah Desa Sumberan sedang menggarap pengaspalan jalan sepanjang 450 meter di RT 6/RW 1, Dusun Krajan. Jalan utama desa ini memiliki banyak manfaat. Selain menjadi akses menuju permukiman 70 kepala keluarga, juga akses menuju lembaga pendidikan.

MUSYAWARAH: Kepala Desa Sumberan Hasyim Said Mansur (pegang mik) dalam musyawarah desa.
MUSYAWARAH: Kepala Desa Sumberan Hasyim Said Mansur (pegang mik) dalam musyawarah desa.

Ruas jalan ini juga akses utama menuju areal pertanian seluas 40 hektare. Dengan potensi tanam padi, tembakau, dan jagung. “Jalan banyak fungsinya. Kami bangun dengan aspal lapen. Sekarang proses pengaspalan sudah 75 persen,” katanya.

Infrastruktur lainnya yang akan dibangun, dua unit tembok penahan tanah (TPT). Lokasinya di RT 15 dan 16/RW 3, Dusun Talar. Volumenya berbeda di RT 15 sepanjang 50 meter dan di RT 16 sepanjang 250 meter.

Bangunan ini memiliki fungsi sebagai penguat bahu jalan, sehingga saat dilintasi kendaraan, jalan tidak mudah ambrol. “Jalan perlu dilengkapi TPT agar lebih kuat. Kalau ambrol bisa terjadi penyempitan jalan,” terangnya.

Berikutnya, ada pemadatan struktur jalan sepanjang 200 meter di RT 7/RW 1, Dusun Krajan. Jalan yang saat ini masih berupa tanah belum rata. Agar lebih keras dan permukaannya tidak mudah menurun, perlu ada penambahan pasir dan batu. Agar lebih padat.

“Kami lakukan pemadatan dulu. Selanjutnya akan dibangun lebih baik lagi. Belum diketahui apakah nanti akan dilanjutkan dengan pengaspalan atau rabat beton,” jelasnya.

Photo
Photo

Perhatikan Gizi Balita-Kesehatan Masyarakat Rentan

Tumbuh kembang balita juga menjadi perhatian Pemerintah Desa Sumberan. Pasalnya, kesehatan balita sangat rentan, sehingga perlu adanya peran serta dari pemerintah desa. Terutama dalam memenuhi kebutuhan gizinya.

Kepala Desa Sumberan Hasyim Said Mansur mengatakan, pemerintah desa melaksanakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Ada 290 balita yang mendapatkannya. Program ini dilaksanakan melalui kegiatan Posyandu di 5 dusun. Meliputi Dusun Krajan, Kolor 1, Kolor 2, Talar 1, dan Talar 2.

Menu PMT disiapkan oleh bidan dan kader Posyandu. Menunya lengkap. Mulai dari lauk dan makanan, cemilan, hingga buah-buahan. Makanan ini sudah dihitung kadar gizinya, sehingga dipastikan dapat memenuhi kebutuhan gizi harian balita.

PEMBINAAN: Kepala Desa Sumberan Hasyim Said Mansur (tengah) memberikan pengarahan dalam Kegiatan Posyandu Ibu Hamil di Balai Desa Sumberan.
PEMBINAAN: Kepala Desa Sumberan Hasyim Said Mansur (tengah) memberikan pengarahan dalam Kegiatan Posyandu Ibu Hamil di Balai Desa Sumberan.

“Kami galakkan kegiatan Posyandu, sehingga kebutuhan gizi balita bisa terpenuhi dengan baik. Dan, kesehatannya juga terkontrol,” katanya.

Gizi yang tidak terpenuhi dengan baik akan menyebabkan stunting pada anak. Dalam jangka panjang, dampak stunting akan menyebabkan anak kesulitan belajar, penyakit jantung, dan pembuluh darah. Karena itulah pemenuhan gizi sangat diperlukan.

“Masih banyak warga yang belum memperhatikan asupan gizi. Sehingga, pemerintah desa perlu turun langsung untuk mewujudkan peningkatan gizi balita,” ucapnya.

Selain balita, Posyandu juga menyasar ibu hamil. Gizi mereka juga perlu dipenuhi. perlu pemeriksaan rutin. Agar ibu dan bayinya terkontrol. Sehingga, ketika tiba masa persalinan kondisinya benar-benar siap. Ibu dan bayi yang dilahirkan sehat serta sempurna.

“Posyandu Lansia juga kami anggarkan. Kami ingin mewujudkan peningkatan kesehatan masyarakat rentan. Mulai dari balita, ibu hamil, dan lansia,” ujar Hasyim. (ar/rud/*)

Editor : Ronald Fernando
#transparansi desa #desa sumberan #kecamatan besuk