KEDOPOK, Radar Bromo-Kota Probolinggo kehilangan salah satu tokoh terbaiknya. Ketua MUI Kota Probolinggo sekaligus Syuriah PCNU Kota Probolinggo, KH Nizar Irsyad berpulang, Senin malam (5/5).
Kiai Nizar Irsyad berpulang persis di hari kelahirannya 5 Mei 2025. Kiai Nizar sendiri lahir pada 5 Mei 1964.
Tokoh ulama senior itu, tutup usia di RSUD dr Mohammad Saleh Kota Probolinggo karena sakit komplikasi.
"Almarhum wafat jam 18.59 di RSUD dr. M. Saleh," kata Ahmad Hudri, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolinggo.
Hudri menerangkan, almarhum merupakan ulama senior, putra dari KH. Irsyad. Almarhum merupakan alumni di pondok pesantren Al Falah Ploso Kediri dan Sidogiri Pasuruan.
Tentunya, Kota Probolinggo kehilangan tokoh ulama dengan kepergian almarhum Kiai Nizar. Kiai Nizar disebutkan mengalami komplikasi penyakit dalam sejak 2024.
"Tahun lalu beliau sempat menjalani operasi tumor. Terakhir, sudah seminggu masuk RSUD. Jumat masuk ICU . Saya sempat jenguk di ICU," kata Hudri yang juga wakil ketua MUI Kota Probolinggo.
Duka mendalam juga disampaikan anggota komisi perekonomian ummat MUI Kota Probolinggo sekaligus Humas Sekolah Integral Hidayatullah Probolinggo, Cahyo Wicaksono.
“Beliau banyak memberikan pengetahuan dan sahabat baru pada saya. Qadarullah kami bersua awal di akhir tahun 2017 dan bersahabat hingga kini,” ujar Cahyo.
“Saya bersaksi, yai Nizar adalah orang Sholih . teladan dalam kebaikan. Banyak mengajarkan kesederhanaan. Karena seringnya saya membersamai beliau, hingga ada yang mengira saya adalah putra beliau,” jelasnya. (mas/mie)
Editor : Muhammad Fahmi