SUMBERASIH, Radar Bromo - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas jalur pantura Probolinggo tepatnya di Jalan raya Sumberasih, Banjarsari, Sabtu (3/5) malam.
Tiga motor terlibat kecelakaan. Satu pemotor di antaranya meninggal.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden itu terjadi sekitar pukul 18.30. Bermula dari sebuah motor Yamaha N-MAX bernopol N 4045 RX yang dikendarai oleh Abdul Rizky, 24, warga Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, melaju dari barat ke timur.
Di belakangnya, juga ada motor Yamaha N-MAX bernopol N 2553 RX yang dikendari Muhamad Thoriq, 24, warga Desa Selogudig Wetan, Kecamatan Pajarakan.
Sementara di depan Yamaha N-MAX melaju sebuah motor Yamaha Vega dengan nopol N 6743 RJ yang dikendarai Abdul Latif, 58 dan Siti Salama, 52.
Pasangan suami istri ini adalah warga Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih. Motor Vega juga melaju dari arah yang sama dengan Rizky dan Thoriq yaitu dari barat ke timur.
Saat di Banjarsari, motor Vega hendak menyebrang dan belok ke arah selatan jalan. Tapi karena jarak terlalu dekat, motor Vega ditabrak Yamaha N-MAX yang dikendarai Rizky.
Tabrakan membuat Salama terjatuh ke arah kiri. Celakanya, saat terjatuh, Salama tertabrak kendaraan yang dikendarai motor Yamaha N-MAX yang dikendarai Thoriq.
“Waktu korban Latif dan Salama menyeberang itu jaraknya terlalu mepet, sehingga tertabrak kendaraan yang di belakang,” kata Kanit laka Satlantas Polres Probolinggo Kota, Ipda Farouk Rahmat Hidayat.
Akibat kejadian tersebut, Salama mengalami benturan keras di punggungnya dan sejumlah luka lecet. Ia sempat dilarikan ke RSUD Tongas. Namun sesampainya di RS, nyawa korban tak tertolong.
“Korban meninggal dunia saat di rumah sakit. Namun, hasil visumnya belum keluar,” jelasnya.
Di sisi lain, ketiga korban lainnya tak mengalami luka parah. Hanya beberapa luka lecet dan tak harus menjalani perawatan intensif. “Yang lain tidak ada luka hanya lecet-lecet kecil,” pungkasnya. (ran/fun)
Editor : Abdul Wahid