Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Peragakan 21 Adegan, Gelar Rekonstruksi Mulai di Hotel hingga saat Korban Dihabisi di Alas Malang Probolinggo

Achmad Arianto • Jumat, 2 Mei 2025 | 02:43 WIB

 

REKONSTRUKSI: Tersangka Didik saat memperagakan adegan menghabisi istri yang telah pisah ranjang dengannya di Alas Malang Probolinggo. (Achmad Arianto/ Radar Bromo)
REKONSTRUKSI: Tersangka Didik saat memperagakan adegan menghabisi istri yang telah pisah ranjang dengannya di Alas Malang Probolinggo. (Achmad Arianto/ Radar Bromo)

BANYUANYAR, Radar Bromo–Polres Probolinggo menggelar rekonstruksi pembunuhan Dwi Nurtikki Damayanti, 25 di Alas Malang, Tarokan, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo.

Sebanyak 21 adegan diperagakan tersangka Didik, 25, selama rekonstruksi tersebut.

Rekonstruksi dilakukan Rabu (30/4) di dua lokasi. Rekonstruksi itu menghadirkan tersangka. Sementara korban dilakukan oleh pemeran pengganti.

Sekitar pukul 11.30, rekonstruksi dilakukan di sebuah hotel di Kecamatan Gending.

Ada sembilan adegan yang diperagakan di lokasi tersebut. Mulai keduanya check in di hotel, sampai berhubungan badan.

“Selama rekonstruksi, pelaku memperagakan semua peristiwa. Mulai ketika pelaku bertemu korban di salah satu hotel untuk berhubungan badan,” kata Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Putra Adi Fajar Winarsa.

Sekitar pukul 12.00, rekonstruksi dilakukan di Jalan Alas Malang, Desa Tarokan, Kecamatan Banyuanyar. Ada 12 adegan yang diperagakan pelaku.

Dalam reka adegan tersebut, diketahui tersangka dan korban sempat cekcok.

Hingga masuk pada adegan ke-13, pelaku menusukkan pisau ke leher dan perut korban. Selanjutnya, pelaku kabur meninggalkan korban.

Selama rekonstruksi, puluhan warga sekitar berdatangan. Mereka antusias menyaksikan proses rekonstruksi tersebut.

Namun, petugas tetap menjaga warga berada di jarak aman. Sehingga tidak mengganggu proses rekonstruksi yang dilakukan.

“Ada total 21 reka adegan dari awal sampai tersangka kabur usai melakukan aksinya,” tuturnya.

Tersangka sendiri yang merupakan warga Desa Tunjung, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, ditangkap Rabu (16/4) pukul 17.00 di Bali.

Penangkapan dilakukan Polres Probolinggo bersama Subdit Jatanras Direskrimum Polda Jatim.

Tersangka kabur ke Bali setelah membunuh istrinya, Dwi Nurtikki Damayanti, 25, warga Desa Sumberpoh, Kecamatan Maron, Jumat (4/4).

Tersangka nekat membunuh istrinya karena cemburu melihat istrinya bermesraan dengan seorang lelaki di TikTok.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Probolinggo Ipda Effendi menjelaskan, rekonstruksi sengaja digelar mendadak karena mempertimbangkan keselamatan tersangka.

Sebab, rencana rekonstruksi sebelumnya sempat diketahui warga. Akhirnya, warga banyak yang menunggu di TKP untuk melihat.

“Rencana rekonstruksi ini sempat dua kali batal dilakukan. Sehari setelah penangkapan tersangka, rencananya rekonstruksi akan dilakukan. Namun, urung karena warga membeludak di sekitar TKP,” tuturnya.

Rencana kedua juga batal karena bersamaan dengan kegiatan di Polres Probolinggo. Baru kemudian, rekonstruksi digelar Rabu (30/4) secara mendadak. (ar/hn)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#pembunuhan #cemburu #tiktok #Tarokan #banyuanyar #gending #probolinggo #hotel