Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kakek yang Tewas Tertabrak KA Logawa di Perlintasan Mayangan Probolinggo Sakit Komplikasi Menahun, Keluar tanpa Pamit

Inneke Agustin • Senin, 21 April 2025 | 04:59 WIB

 

 

Detik-detik korban kakek War (inisial) jalan di atas rel sebelum tertabrak KA Logawa. Inset petugas sudah meneriaki korban sebelum KA mendekat. (Screenshoot)
Detik-detik korban kakek War (inisial) jalan di atas rel sebelum tertabrak KA Logawa. Inset petugas sudah meneriaki korban sebelum KA mendekat. (Screenshoot)

MAYANGAN, Radar Bromo-Video War, 60 kakek asal Jalan Ahmad Yani, Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo tertabrak Kereta Api (KA) Logawa di JPL 195, sisi timur stasiun Probolinggo, viral di media sosial.

Dari rekaman video yang viral tersebut, dugaan korban War bunuh diri menyeruak. Ia diduga sengaja menabrakkan diri ke KA Logawa yang melintas di belakangnya.

Saat itu, War tengah berjalan santai menyusuri perlintasan KA. Ia pun mengabaikan saat KA membunyikan bel berkali-kali dan petugas JPL meneriakinya.

Penjaga JPL 195 yang bertugas saat itu, Ahmad, 26 menceritakan, saat itu memang akan ada kereta api Logawa relasi Purwokerto-Ketapang yang akan berangkat dari Stasiun Probolinggo menuju stasiun berikutnya.

Ahmad pun bergegas menutup palang pintu sekitar pukul 17.00. Setelah palang pintu tertutup, ia pun keluar pos untuk memastikan perlintasan aman.

Saat itu, War masih belum terlihat. Kereta pun mulai bergerak perlahan meninggalkan stasiun.

Tak berselang lama, Ahmad melihat korban saat itu tengah berdiri di jalan dekat rel kereta.

Namun ia tak menduga bahwa korban akan melintas ke rel, karena kondisi saat itu banyak masyarakat yang memang berada di sana.

"Namun setelah kereta mendekati perlintasan sebidang, korban tiba-tiba langsung melintas. Saya sudah teriaki awas pak, awas. Mau menolong, tapi keretanya sudah terlalu dekat," ujar pria asal Kabupaten Pasuruan ini.

Terlihat dari rekaman yang beredar di masyarakat, korban tertemper kereta dari arah belakang badannya.

Kakek War sempat terpental ke tengah rel, sebelum akhirnya tersungkur di bawah kolong kereta.

Setelah kejadian, kereta sempat berhenti untuk mengevakuasi tubuh korban.

"Saat dievakuasi, korban masih hidup, lalu dibawa ke dekat pos. Baru kemudian pihak keluarga datang dan membawanya ke rumah sakit," ujar Ahmad.

Hal senada juga disampaikan warga sekitar, Bagong, 50 yang mengatakan bahwa korban sebelum kejadian memang terlihat berjalan di dekat rel sendirian. "Kemungkinan bunuh diri," duganya.

Koordinator kamar jenazah RSUD dr. Mohammad Saleh, Nur Wasis mengatakan bahwa korban menderita sejumlah luka di tubuhnya. Mulai bagian kepala, bahu kanan, paha kanan patah, dan dada.

"Tapi luka paling parah yang berada di kepala. Saat dibawa ke rumah sakit, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Diduga meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit," ujarnya.

Wasis mengatakan berdasarkan keterangan keluarga, korban memang menderita sakit komplikasi sudah lama. Sejak sekitar 2010.

"Mendengar informasi ini keluarga kaget. Sebab korban keluar jalan kaki dan tanpa berpamitan," ujarnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, Iptu Zaenal Arifin mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Pihak keluarga menginformasikan bahwa korban memang menderita sakit komplikasi bertahun-tahun.

"Namun saat ini kami masih menunggu catatan atau riwayat sakit korban dari pihak keluarga. Jadi masih kami dalami," ujarnya.

Kecelakaan maut yang melibatkan kereta api (KA) kembali terjadi di Kota Probolinggo. Seorang pejalan kaki meninggal usai tertabrak KA Logawa relasi Purwokerto-Ketapang, Banyuwangi.

Kecelakaan maut itu terjadi Minggu sore (20/4), sekitar pukul 17.00 di kawasan perlintasan Mayangan, sisi timur stasiun Kota Probolinggo.

Atau JPL 195 di kilometer 101+6/7 masuk emplasemen Stasiun Probolinggo,  

Korban nahas itu diketahui berinisial War, asal Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan. (gus/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#bunuh diri #perlintasan #viral #kecelakaan ka #sakit komplikasi #Mayangan #stasiun probolinggo #KA Logawa