Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tak Sampai Semenit, Motor Guru di Probolinggo Raib Digondol Maling

Inneke Agustin • Minggu, 13 April 2025 | 03:00 WIB
LOKASI KEJADIAN: Sejumlah warga berada di lokasi kejadian pencurian motor milik Dinul Qoyyimah Ma’rifatus Sholeha.
LOKASI KEJADIAN: Sejumlah warga berada di lokasi kejadian pencurian motor milik Dinul Qoyyimah Ma’rifatus Sholeha.

KEDOPOK, Radar Bromo- Maling motor tak butuh waktu lama untuk menggondol motor korban. Seperti terjadi di Jalan Sunan Bonang, Kota Probolinggo, Jumat (11/4) siang. Dalam hitungan detik mereka bisa berhasil menggondol motor seorang guru.

Aksi pencurian sepeda motor ini terekam kamera pengawas (CCTV). Dalam rekaman, tampak seorang pria mencuri motor Honda Beat bernopol N 6025 QN milik Dinul Qoyyimah Ma’rifatus Sholeha, 29, warga Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih.

Dinul mengaku, siang itu hendak berbelanja di sebuah toko langganannya di Jalan Sunan Bonang. Motornya diparkir di depan toko. Menghadap ke timur.

“Saya parkir agak ke barat dari pintu toko. Memang biasanya di situ. Tapi, biasanya saya pakai motor Supra. Karena soknya mati dan saya sedang hamil 7 bulan, akhirnya saya pinjam motor Beat milik Bapak,” ujarnya.

Motor itu baru semalam dipinjam Dinul. Rencananya, akan digunakan selama dua bulan hingga melahirkan. Nahas, keburu raib digondol maling. “Baru semalam saya pakai, siangnya sudah hilang,” katanya.

Dinul mengatakan, kala itu ada tiga motor yang parkir di depan toko. Motornya berada paling barat. Sebelum masuk, sudah dikunci stang. “Saya memang lupa menutup tempat kuncinya,” katanya.

Ia pun masuk ke toko. Tiba-tiba adik pemilik toko berteriak "maling." Saat itu Dinul keluar dari toko dan mendapati motornya raib. Melalui rekaman CCTV, terlihat seorang pria mengenakan jaket merah, celana panjang denim, dan helm, berjalan mendekati motor.

Pria itu merusak rumah kunci dan kemudian langsung menaiki motor Dinul. Kemudian memutar arah kendaraan dan kabur ke barat. Proses pencuriannya berlangsung kurang dari satu menit.

“Saya tidak sempat melihat wajah pelaku karena semua berlangsung cepat. Saya baru tahu detail kronologinya setelah melihat rekaman CCTV,” kata Dinul.

Akibat kejadian itu, Dinul mengaku mengalami kerugian hingga Rp 15 juta. “Harga motornya sekitar Rp 14 juta, ditambah ada alat make up di bagasi sekitar Rp 1 juta,” sebutnya.

Meski begitu, Dinul memilih tidak melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Alasannya, surat-surat motor tersebut masih berada di bank. “Saya hanya berharap pelaku segera tertangkap dan motor saya bisa kembali. Tapi, karena masalah surat itu, saya memutuskan untuk tak melapor. Semoga ada rezeki lain yang lebih besar ke depan,” katanya, penuh harap.

Pemilik toko, Fida, 37, membenarkan kejadian tersebut. Katanya, Dinul langganan tetap yang sering membeli snack di tokonya. “Waktu itu dia baru datang dan masih antre. Belum sempat belanja. Tiba-tiba adik saya dari gudang teriak maling. Ketika dilihat, motor milik Dinul sudah dibawa kabur,” katanya.

Dari rekaman CCTV toko, Fida mengatakan, pelaku berjumlah dua orang. Mereka datang berboncengan menggunakan motor Yamaha NMAX dari arah timur. “Yang nyetir turun, sementara temannya tetap di atas motor menunggu. Lalu pelaku langsung bawa kabur motor Dinul. Kelihatannya memang mereka buru-buru dan sudah merencanakan,” jelasnya. (gus/rud)

Editor : Ronald Fernando
#motor #Raib #maling