Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Warga di Sumberkedawung Leces Probolinggo Luruk Rumah Leader Aplikasi

Inayah Maharani • Jumat, 11 April 2025 | 04:32 WIB

 

 

VIRAL: Penggalan video saat warga meluruk rumah NA. Beruntung polisi menengahi aksi itu dan tak sampai terjadi aksi anarkis.
VIRAL: Penggalan video saat warga meluruk rumah NA. Beruntung polisi menengahi aksi itu dan tak sampai terjadi aksi anarkis.

LECES, Radar Bromo-Warga Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, dibuat gempar. Saat suasana Lebaran masih menyelimuti, warga meluruk rumah NA. Warga yang jumlahnya ada puluhan itu medatangi rumah NA karena merasa ditipu.

Aksi itu bahkan viral karena video tersebar di sosial media. Warga mendatangi rumah perempuan sebuah leader dari aplikasi investasi online karena kesal.

Sebab anggota aplikasi yang berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Probolinggo tersebut, merugikan mereka

“Tiga puluh juta itu pak, hasil kami bekerja,” ucap salah satu orang di video yang beredar kepada pihak kepolisian yang saat itu turut mengamankan lokasi kejadian.

Kanitreskrim Polsek Leces, Aipda Andri Okta membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya kejadian itu terjadi pada hari Sabtu (5/4) lalu. Namun ia mengaku tak mengetahui secara jelas duduk perkaranya.

Pihaknya, kata Andri, hanya mengamankan lokasi untuk mencegah adanya kerusuhan di salah satu rumah warga.  

“Saya tidak tahu jelas perkaranya apa. Kami hanya mengamankan karena ada laporan terjadi kerusuhan,” kata Andri.

Kata Andri, polisi berusaha menjadi penengah antar warga dan NA sang leader itu. Menurutnya kata NA ia pun tak mengetahui betul apa yang terjadi atas kesalahan dalam aplikasi tersebut.

“Katanya, leadernya mengaku tidak tahu apa-apa dan dia juga dirugikan. Tapi kami tidak melakukan pemeriksaan lebih lanjut” lanjutnya.

Di sisi lain, Andri menyarankan agar warga yang mendemo itu melaporkannya ke Mapolres Probolinggo agar masalah ini lebih jelas karena para warga yang mendemo itu berasal dari banyak daerah. 

Terpisah, Satreskrim Polres Probolinggo AKP Putra Adi Fajar Winarsa membenarkan adanya surat laporan atas kasus tersebut.

“Benar, memang ada laporan baru atas kasus tersebut. Tapi masih harus diberikan ke Kapolres dulu,” jelasnya. (mg/fun)

 

Editor : Abdul Wahid
#penipuan #Leces #aplikasi #investasi #probolinggo