MAYANGAN, Radar Bromo- Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, membawa berkah terhadap Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Probolinggo. Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi RPH terdongkrak.
Hingga akhir Maret atau triwulan pertama, sudah mencapai 23 persen dari target tahunan. Kepala UPT RPH Kota Probolinggo Mochamad Solehudin Efendy mengatakan, Januari lalu pihaknya telah memotong 126 ekor sapi, 22 babi, dan 5.892 ekor ayam. Sementara, Februari ada 119 ekor sapi, 4 kambing, 27 babi, dan 5.376 ekor ayam.
“Bulan Maret terjadi peningkatan karena momen Ramadan dan menjelang Idul Fitri. Sapi meningkat tipis menjadi 142 ekor. Lalu, 3 ekor kambing, 33 babi, dan 6.681 ayam,” ungkapnya.
Pada masa Lebaran banyak orang yang mengkonsumsi ayam. Di sisi lain, menjelang Lebaran juga banyak arisan-arisan daging.
“Sebab itu, sapi juga meningkat tipis karena ada orang-orang yang mengikuti arisan daging dan sapinya disembelih di sini. Bahkan hingga dibungkus di sini juga. Biasanya dibagikan menjelang Lebaran,” katanya.
Tahun ini, RPH ditarget memperoleh PAD Rp 67.500.000. Naik dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 60.590.000. Hingga akhir Maret telah tercapai 23 persen atau Rp 15.384.800.
“Kami berupaya dapat memenuhi target tersebut meski jarak antara target tahun lalu dan sekarang cukup jauh. Masih ada momen Idul Adha. Kami berharap nantinya dapat terdongkrak dari sana,” ujar Efendy. (gus/rud)
Editor : Ronald Fernando