Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Honda Beat Alami Rem Blong di Jalur Bromo Probolinggo, Wisatawan Jember Meninggal

Inayah Maharani • Senin, 7 April 2025 | 02:18 WIB

 

 

OLAH TKP: Unit Laka Satlantas Polres Probolinggo melakukan olah TKP di perbatasan Desa Ngadisari–Wonotoro, Kecamatan Sukapura, Minggu (6/4) pagi.
OLAH TKP: Unit Laka Satlantas Polres Probolinggo melakukan olah TKP di perbatasan Desa Ngadisari–Wonotoro, Kecamatan Sukapura, Minggu (6/4) pagi.

SUKAPURA, Radar Bromo- Agenda libur Lebaran dua wisatawan asal Jember ini berakhir memilukan. Mereka mengalami kecelakaan maut di jalur Bromo, Kabupaten Probolinggo.

Dalam perjalanan pulang dari kawasan Gunung Bromo, sepeda motor yang dinaiki keduanya mengalami rem blong.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Minggu (6/4) pagi di Desa Ngadisari. Tepat berbatasan dengan Desa Wonotoro, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Saat itu, dua korban berboncengan mengendarai motor matik Honda Beat Nopol P 6349 IX. MH.

Safi’i, 25, mengemudikan motor dan teman dekatnya, Amel Ilmi Amelia, 16, membonceng.

Keduanya warga Balunglor, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember.

Sampai di lokasi kejadian, motor matik yang mereka kendarai tiba-tiba bermasalah. Rem motor itu blong.

Akibatnya, Safi’i tidak bisa mengendalikan motornya. Motor oleng dan menghantam keras tugu pembatas Desa Ngadisari-Wonotoro.

Kejadian itu berakibat fatal. Safi’i meninggal seketika di lokasi kejadian.

Sementara Amel mengalami luka-luka dan dilarikan ke Puskesmas Sukapura.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo dan tiba sekitar pukul 11.09.

Tak lama kemudian, jasad korban dipulangkan ke rumah duka di Kecamatan Balung.

Berdasarkan informasi dari kamar mayat RSUD dr Mohamad Saleh, korban Safi’i diduga mengalami benturan keras di kepala.

Sehingga menyebabkan rahang remuk, luka sobek di dagu, dan hidung keluar darah.

“Korban mengalami laka tunggal di sekitar Wisma Ucik di Desa Ngadisari setelah rem kendaraan korban mengalami Kendala fungsi,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama 

Memang, kondisi jalan dari dan menuju kawasan TNBTS di Kecamatan Sukapura itu menikung dan naik turun.

Saat itu, motor korban mengalami kendala pada fungsi rem. Ditambah lagi, korban kurang memahami kondisi jalan.

“Diduga pengendara kurang menguasai jalan. Selain itu, kendaraan yang dipakai juga berisiko untuk melewati jalanan di daerah tersebut,” lanjut Aditya.

Aditya pun mengimbau agar masyarakat senantiasa berhati-hati saat berkunjung ke wisata Bromo dengan mengendarai motor. Dia pun tak menyarankan wisatawan menggunakan motor matik.

Sebab, terlalu berisiko untuk medan di kawasan Bromo yang jalannya naik turun dan menikung. Selain itu, juga penting untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan.

“Kami mengimbau menggunakan kendaraan yang lebih aman untuk jalanan di sana. Seperti kendaraan untuk gunung atau jip,” pungkasnya. (mg/hn)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#jalur bromo #Honda beat #wisatawan #jember #probolinggo #kecelakaan maut #sukapura #rem blong