PROBOLINGGO, Radar Bromo- Kawanan pencuri motor terus meneror warga Probolinggo. Hanya ditinggal sebentar, motor Honda Vario merah milik Rini Setyawati, 39 raib dicuri.
Padahal, motor itu baru ditinggal sebentar. Rini sang pemilik motor berniat cuci kaki di rumah saudaranya, sepulang takziah, Minggu (16/3).
Namun, saat ia kembali motor matik miliknya sudah amblas dicuri. Motor Vario bernopol AG 5990 KDD itu raib ketika diparkir di rumah saudara korban di Jalan Letjen Sutoyo Gang Scorpio, Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran.
Korban sendiri tinggal di Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.
Korban bercerita, sebelum kejadian, ia baru saja pulang takziah. Kemudian mampir ke rumah saudaranya untuk mencuci kaki.
Motor itu dia parkir di halaman rumah berjejer dengan tiga motor yang lain. Kemudian, dia kunci setir.
Setelah mencuci kaki, Rini duduk di teras rumah selama sekitar 10 menit. Saat hendak pulang, ia terkejut mendapati motornya sudah tidak ada di tempat semula.
"Saya tidak mendengar suara mencurigakan, sementara posisi motor kan memang tidak terlihat dari teras. Jadi saya tidak tahu," ujarnya.
Rini pun segera memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mencari petunjuk.
Benar saja, terlihat seorang pria mengenakan jaket hitam, masker, dan kacamata hitam, memasuki Gang Scorpio sekitar pukul 12.21.
Pelaku dengan cekatan membobol rumah kunci motor hanya dalam waktu satu menit.
Setelah berhasil, ia sempat menuntun mundur motor untuk keluar sebelum akhirnya membawa kabur.
"Kalau dilihat dari CCTV di depan gang, pelaku tidak sendirian. Ada satu orang lagi yang menunggu di atas motor. Setelah berhasil membawa motor saya, mereka tancap gas arah selatan. Sesampainya di pertigaan Makam Ungup-Ungup, mereka berbelok ke barat," jelas Rini.
Berbekal rekaman CCTV dan keterangan masyarakat sekitar, Rini dan keluarganya sempat berusaha mencari jejak motor tersebut ke berbagai arah. Namun, hasilnya nihil.
Menurut Rini, motor yang hilang tersebut sangat dibutuhkan keluarganya. Terutama untuk keperluan suaminya yang bekerja di pelabuhan.
"Sementara ini, suami saya terpaksa meminjam motor kakak untuk berangkat kerja," ujarnya.
Akibat kejadian ini, Rini mengalami kerugian sekitar Rp 23 juta. Ia telah melaporkan kasus ini ke Polres Probolinggo Kota dan berharap motornya segera ditemukan.
"Semoga motor saya bisa kembali dan pelakunya segera ditangkap," harapnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota Iptu Zaenal Arifin membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari korban.
Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan tengah mengumpulkan bukti tambahan.
"Saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku," ujarnya. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi