KANIGARAN, Radar Bromo- Bundaran Gladak Serang (Glaser) Kota Probolinggo menjadi salah satu jujukan warga untuk menikmati malam. Memasuki Ramadan 1446 Hijriah, tempat ini seakan semakin ramai. Seperti Sabtu (15/3) malam.
Kondisi ini mendapatkan perhatian dari Satpol PP Kota Probolinggo. Aparat penegak peraturan daerah ini turun untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta mencegah pelanggaran aturan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum (trantibum).
Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kota Probolinggo Abdi Firdausi mengatakan, kawasan Glaser kerap menjadi titik keramaian. Terutama pada malam hari. Banyak pedagang kaki lima (PKL) berjualan di trotoar dan bahkan menggunakan badan jalan.
Sementara, warga yang ingin menikmati pemandangan air mancur sering berhenti di jalan. Tanpa memperhatikan keamanan lalu lintas.
“Kondisi ini tentu mengganggu ketertiban umum. Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketentraman, dan Perlindungan Masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan, trotoar tidak boleh digunakan sebagai tempat berjualan. Apalagi sampai menggunakan ruas jalan. “Itu bisa menyebabkan kemacetan dan membahayakan pengguna jalan lainnya," jelas Abdi.
Dalam operasi, petugas meminta para PKL pindah ke lokasi yang lebih aman dan tidak mengganggu lalu lintas. Masyarakat yang ingin menikmati air mancur diimbau memarkir kendaraannya di tempat yang telah disediakan.
“Kami mengingatkan pengunjung agar tidak parkir sembarangan di tepi jalan. Silakan gunakan area parkir yang telah tersedia, supaya tidak membahayakan diri sendiri maupun pengendara lain," pintanya.
Tak hanya di Glaser, Satpol PP juga menyisir sejumlah lokasi lain yang sering menjadi titik keramaian. Seperti Taman Maramis dan GOR Ahmad Yani. Serta, area angkringan di depan Taman Wisata Studi Lingkungan (TWSL), Jalan Cut Nyak Dien, dan Jalan Siaman.
“Dalam patroli ini, kami menemukan sepasang sejoli di Taman Maramis yang berada di tempat gelap. Setelah kami dekati dan tanyai, mereka mengaku pasangan suami istri yang sedang bertengkar. Kami meminta mereka segera pulang. Di lokasi lain situasi terpantau aman,” ujar Abdi.
Ia mengatakan, patroli ketertiban akan semakin ditingkatkan menjelang Lebaran. Terutama saat H-7 Idul Fitri. “Menjelang Lebaran kami akan lebih gencar melakukan pengamanan untuk memastikan kondisi tetap kondusif,” jelasnya. (gus/rud)
Editor : Ronald Fernando