DRINGU, Radar Bromo - Setelah sekitar tujuh bulan pembangunan dan persiapan, Puskesmas Dringu, Kabupaten Probolinggo, resmi beroperasi.
Meski belum di-launching, selama 6 hari kerja telah melayani 374 pasien.
Bangunan seluas 2.200 meter ini dioperasikan sejak Senin (10/3).
“Kami bersyukur akhirnya punya bangunan sendiri. Karena standar puskesmas seharusnya memang punya bangunan sendiri dalam satu pagar,” ujar Kepala Puskesmas Dringu Reni Meutia.
Selain itu, puskesmas juga diharuskan memiliki tempat pengolahan limbah medis sendiri.
Sedangkan di puskesmas lama, limbah medis diolah oleh pihak ketiga.
Bangunannya juga berada di area kantor Kecamatan Dringu dan lembaga pendidikan.
“Yang penting, bangunannya sudah lebih luas dan punya pengolahan limbah medis sendiri. Alhamdulillah lebih nyaman,” katanya.
Namun, infrastruktur puskesmas ini belum rampung 100 persen. Belum ada pagar dan belum ada ruangan terbuka, seperti taman. Karena itu, kata Reni, puskesmas ini belum di-launching.
Sedangkan, semua peralatan medis dari puskemas lama sudah dipindah dan siap digunakan.
“Kalau nunggu rampung semua, seperti pagar dan lain-lain, itu akan lama. Jadi, kami pindah saja dulu agar bangunannya lekas ditempati,” katanya.
Terkait pagar dan taman, kata Meutia, akan segera dibangun tahun ini.
“Untuk pagar itu dianggarkan tahun ini oleh Pemda. Menyusul,” ujarnya. (mg/rud)
Editor : Ronald Fernando