Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tragis, Mayat Bayi Ditemukan di Sungai Tepi Jalan Kerinci Probolinggo, Kondisinya Mengenaskan

Inneke Agustin • Kamis, 13 Maret 2025 | 03:00 WIB
LOKASI DITEMUKAN: Sungai di Jalan Kerinci, Kelurahan Pilang, Kademangan, Kota Probolinggo, tempat mayat bayi ditemukan, Rabu (12/3) siang. (Istimewa)
LOKASI DITEMUKAN: Sungai di Jalan Kerinci, Kelurahan Pilang, Kademangan, Kota Probolinggo, tempat mayat bayi ditemukan, Rabu (12/3) siang. (Istimewa)

 

KADEMANGAN, Radar Bromo–Aktivitas Syafii, 42, mencari rumput Rabu (12/3) siang itu terhenti seketika. Tiba-tiba dia melihat sesosok tubuh bayi terapung di sungai Jalan Kerinci, Kelurahan Pilang, Kademangan, Kota Probolinggo. Saat itu, kondisi bayi itu sudah tak bernyawa.

Mulanya, Syafii yang asal Kelurahan Curahgrinting, Kanigaran, Kota Probolinggo itu mencari rumput di sekitar sungai. Saat itu panas, sekitar pukul 14.00.

Tiba-tiba, Syaffi mendengar suara kresek kresek dari arah sungai. Refleks, dia menoleh ke arah sungai dan mencari sumber suara.

Saat itulah, Syafii melihat pemandangan tak lazim. Ia melihat seekor biawak sedang mendorong tubuh sesosok bayi di aliran sungai menuju selatan.

"Saksi lantas mengusir biawak tersebut. Karena mungkin ketakutan, saksi hanya melihat dari atas plengsengan sungai. Dia menunggu pengendara mobil melintas dan minta bantuan menelpon kepolisian," terang Kanit Reskrim Polsek Kademangan, Iptu Kumoro Seto.

Pihak kepolisian pun segera menuju lokasi dan melakukan olah TKP. Petugas turun ke sungai, kemudian mengevakuasi tubuh bayi.

Saat ditemukan tubuh bayi itu dalam kondisi telungkup. Di badannya tak ada sehelai kain pun yang melekat.

“Kondisi bayi memang sudah tidak bernyawa. Mayat bayi kami bawa ke kamar jenazah RSUD dr. Mohammad Saleh," kata Kumoro.

Petugas kamar jenazah RSUD dr. Mohammad Saleh, Gusti Ferdy Lesmana mengatakan, berdasarkan hasil identifikasi luar ditemukan luka terbuka di bagian kelamin bayi.

"Ada luka di bagian alat vitalnya. Sementara di bagian tubuh lainnya tidak ada luka," katanya.

Tubuh bayi sudah mengeluarkan bau tak sedap, warna kulitnya pucat dan kepalanya merah. Selain itu, tubuhnya mulai membengkak. "Melihat kondisinya ini, kemungkinan bayi sudah meninggal dua hari lalu," katanya.

Sementara itu menurut Kumoro, jenis kelamin bayi belum dapat teridentifikasi. Sebab di bagian alat vitalnya ada luka terbuka.

“Dugaan sementara luka tersebut diakibatkan benda tajam. Entah itu gigitan hewan atau lainnya. Masih kami dalami," katanya.

Begitu pula dengan usia bayi, menurut Kumoro belum dapat dipastikan. Sebab, tubuh bayi sudah mengalami pembengkakan. Namun diduga, bayi tersebut sudah meninggal lebih dari 24 jam.

Saat ini, pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut. Untuk sementara, baru satu orang saksi yang dimintai keterangan. Yaitu, penemu jenazah bayi itu.

"Nantinya akan terus kami dalami. Kami akan menyisir wilayah sekitar TKP untuk menemukan bukti-bukti. Termasuk meminta keterangan dari saksi lainnya serta pengecekan CCTV di sekitar. Semoga nantinya kasus ini bisa terungkap," tutupnya. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#kademangan #sungai #mayat bayi #biawak #probolinggo #jalan kerinci probolinggo