Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Enam Begal Bawa Kabur Dua Motor di Tongas Probolinggo, Tembak Korban dengan Air Softgun

Inayah Maharani • Senin, 10 Maret 2025 | 04:34 WIB

 

Ilustrasi airsoft gun. (pixabay)
Ilustrasi airsoft gun. (pixabay)

TONGAS, Radar Bromo­ –Begal motor masih saja meneror warga Probolinggo. Tak lagi bersenjata celurit. Kali ini terduga pelaku membawa air softgun saat beraksi.

Keduanya yaitu Miftahul Ahyar, 21, serta rekannya Toni. Mereka sama-sama warga Desa Kedawang, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan.

Pembegalan itu sendiri terjadi Minggu (9/3) dini hari, saat kedua korban hendak pulang ke Desa Kedawang.

Kepala Desa Kedawang Suharto mengatakan, saat itu kedua korban nongkrong bersama sekitar tujuh temannya di Rest Area Tongas.

Mendekati pukul 02.00, mereka pulang dengan naik motor sendiri-sendiri. Ahyar (panggilannya) naik motor Honda PCX dan Toni naik motor Honda Beat.

Awalnya, tidak ada masalah selama perjalanan pulang itu. Namun, tiba-tiba hujan turun dengan deras.

Mereka pun memutuskan berteduh di sebuah warung yang sudah tutup di pinggir jalan. Letaknya di Jalan Raya Curahtulis, masuk Desa Curahtulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.

Sesaat kemudian, datang enam orang tak dikenal ke warung itu. Mereka pun tak curiga. Karena mengira keenam orang itu juga berteduh dari hujan.

“Mereka sebenarnya sudah mau pulang. Tapi dibegal pas dalam perjalanan pulang itu,” kata Suharto.

Saat di warung itulah, para pelaku tiba-tiba merebut paksa dua motor yang diparkir di sana. Kebetulan dua motor itu milik Ahyar dan Toni.

Namun, Ahyar sempat melawan saat motor Honda PCX miliknya hendak direbut paksa oleh pelaku.

“Karena melawan, akhirnya ada pelaku yang mengeluarkan senjata pistol softgun. Pelaku kemudian menembakkan senjata itu ke arah Ahyar,” terang Suharto.

Tembakan itu tepat mengenai perut korban sebelah kiri. Korban pun langsung ambruk. Begitu Ahyar ambruk, para pelaku langsung kabur membawa dua motor korban.

Sementara korban kemudian berteriak minta pertolongan warga. Warga setempat yang mendengar teriakan itu lantas keluar rumah.

Saat itulah, mereka mendapati korban Ahyar tergeletak dengan perut berdarah. Sedangkan enam rekannya selamat. Termasuk Toni.

Warga pun langsung menghubungi Polsek Tongas. Tidak lama kemudian, petugas datang ke lokasi kejadian.

Korban pun dilarikan ke IGD RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo untuk mendapat penanganan medis.

Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota Iptu Zaenal Arifin saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Menurutnya, korban Ahyar memang sempat dirawat di IGD.

Namun, sudah dibawa pulang Minggu (9/3) pagi setelah mendapat penanganan dokter.  “Korban sudah mendapat perawatan dan saat ini diperbolehkan pulang,” katanya.

Terkait kasus tersebut, kata Zaenal, saat ini masih dalam penyelidikan oleh Polsek Tongas dan Polres Probolinggo Kota.

Dia menduga, pelaku membawa air softgun untuk menakut-nakuti korbannya. “Saat ini kasusnya sedang kami selidiki,” pungkasnya. (mg/hn)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#honda pcx #motor #beat #airsoft gun #rest area tongas #Tongas #Polres Probolinggo Kota #nguling #probolinggo #begal