Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Beri Kesempatan Lebih Banyak Bertemu Keluarga, Lapas Probolinggo Tambah Waktu Kunjungan Selama Ramadan

Inneke Agustin • Sabtu, 8 Maret 2025 | 19:55 WIB
RAMAI: Suasana di Lapas Kelas IIB Probolinggo saat ramai pengunjung.
RAMAI: Suasana di Lapas Kelas IIB Probolinggo saat ramai pengunjung.

PROBOLINGGO, Radar Bromo - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Probolinggo menambah jadwal kunjungan selama bulan Ramadan.

Penambahan ini bertujuan memberikan kesempatan lebih luas, bagi keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk menjenguk sekaligus mengirimkan hidangan berbuka puasa.

Humas Lapas Kelas IIB Probolinggo, Reky Arif Rahman mengatakan, kebijakan ini diterapkan sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan warga binaan selama bulan suci.

Sebelumnya, kunjungan hanya dijadwalkan tiga kali dalam seminggu. Yakni pada Selasa, Rabu dan Kamis.

Namun, selama Ramadan, jadwal kunjungan ditambah menjadi empat hari, dari Senin hingga Kamis.

"Penambahan waktu ini kami lakukan, agar keluarga warga binaan punya lebih banyak kesempatan untuk bersilaturahmi dan mengirimkan menu berbuka puasa," ujar Reky.

Meski jadwal bertambah, waktu kunjungan tetap sama seperti hari biasa, yakni pukul 14.30 hingga 16.30.

Setiap pengunjung, diberikan waktu maksimal 25 menit untuk bercengkrama dengan sanak saudara di dalam lapas.

Sebelum memasuki area kunjungan, seluruh pengunjung harus menjalani pemeriksaan ketat, sesuai Standar Pperasional Prosedur (SOP).

Barang bawaan juga diperiksa, guna memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk ke dalam lapas.

"Prosedur pemeriksaan ini dilakukan, untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas," jelas Reky.

Kendati ada tambahan waktu kunjungan, jumlah pengunjung selama Ramadan tidak mengalami peningkatan maupun penurunan signifikan. Rata-rata harian pengunjung tetap sekitar 100 orang.

Menurut Reky, kondisi ini disebabkan kebiasaan pengunjung yang hanya datang dua kali dalam seminggu. Meskipun jadwal telah ditambah.

"Tambahan hari ini, lebih sebagai bentuk pelayanan. Kami berharap ini bisa memudahkan keluarga, dalam mendukung warga binaan selama Ramadan,” tandasnya. (gus/one)

Editor : Jawanto Arifin
#kunjungan #lapas #lapas probolinggo