DRINGU, Radar Bromo-Kecelakaan maut terjadi di jalur pantura Probolinggo, tepatnya di Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.
Sebuah truk menabrak motor yang hendak mendahului yang melaju dari arah berlawanan. Akibat insiden ini, pengendara motor meninggal dunia di TKP.
Kecelakaan tersebut terjadi Rabu (5/3) sekitar pukul 00.45. Insiden ini bermula saat sebuah motor yang dikendarai Susilo Wibowo, 28, warga Dusun Bukolan, Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, melaju dari arah timur menuju ke barat.
Motor tanpa dilengkapi TNKB ini kemudian hendak menyalip sebuah kendaraan yang melaju searah di depannya.
Nahasnya, saat hendak menyalip kemudian mengambil haluan kanan, melaju sebuah truk dari arah barat menuju ke timur (arah berlawanan, Red).
Truk tersebut bernomor polisi DR 8360 BF dikemudikan oleh Agus Darwan, 43, warga Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sehingga kecelakaan pun tidak dapat dihindari.
“Kecelakaan terjadi saat pengendara motor hendak menyalip. Ambil haluan kanan hendak menyalip, tetapi ada truk yang melaju dari arah berlawanan,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama, Kamis (6/3).
Kondisi ruas jalan saat itu cukup sepi. Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan sama-sama berkecepatan tinggi.
Akibat hantaman truk, pengendara motor terpental kemudian jatuh ke aspal dan mengalami luka di bagian kepala. Karena luka tersebut, korban kemudian tak bergerak dan meninggal dunia di TKP.
Mengetahui kecelakaan tersebut petugas, Satlantas Polres Probolinggo kemudian mendatangi dan melakukan olah TKP.
Juga meminta keterangan pada saksi di lokasi kejadian yang mengetahui insiden kecelakaan.
Hasilnya diduga kuat kecelakaan terjadi karena kelalaian pengendara motor tanpa TNKB yang tidak memperhatikan tata cara mendahului kendaraan.
“Korban meninggal dunia di TKP. Dari keterangan yang kami himpun, kecelakaan terjadi karena kelalaian atau kealpaan pengendara motor,” jelasnya. (ar/fun)
Editor : Muhammad Fahmi