Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Berharap Dapat Kendalikan Inflasi, Bazar-Pasar Murah Pemkot Probolinggo Diikuti 76 Pelaku Usaha

Arif Mashudi • Kamis, 6 Maret 2025 | 02:17 WIB
LIHAT LANGSUNG: Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin meninjau stan Bazar dan Pasar Murah di sekitar Stadion Bayuangga, Kota Probolinggo, Rabu (5/3).
LIHAT LANGSUNG: Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin meninjau stan Bazar dan Pasar Murah di sekitar Stadion Bayuangga, Kota Probolinggo, Rabu (5/3).

MAYANGAN, Radar Bromo- Selama 17 hari ke depan, warga Kota Probolinggo bisa berbelanja beragam produk UMKM dan barang murah di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo. Sedikitnya, ada 76 pelaku usaha yang menyediakan barang murah dalam Bazar Ramadan dan Pasar Murah 1446 Hijriah.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin dan wakilnya, Ina Dwi Lestari, Rabu (5/3). Melalui bazar ini, diharapkan dapat menekan harga sembako dan untuk mengendalikan inflasi, sekaligus meningkatkan perekonomian Kota Probolinggo.

Kepala DKUP Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, bazar ini akan digelar selama 17 hari mulai Rabu-Jumat (5-21/3). Tujuannya, menjaga stabilisasi harga bahan kebutuhan pokok selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri. Sekaligus memberi kesempatan kepada pelaku UMKM dan untuk menjual produknya.

Dalam kesempatan ini, pihaknya juga mengajak perusahaan maupun perbankan bersama-sama berkontribusi. Guna menekan harga sembako dan untuk mengendalikan inflasi di Kota Probolinggo.

“Bazar Ramadan dan Pasar Murah ini diikuti 76 peserta. Terdiri atas warung pengendali inflasi, BUMN, perbankan, perusahaan swasta, paguyuban, UMKM, dan PKL,” katanya.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengatakan, kebetulan saat dirinya menjabat wali kota, bukannya inflasi, tapi deflasi. Ia berharap dengan bantuan, khususnya dari para donatur dalam setiap kegiatan-kegiatan seperti Bazar Ramadan dan Pasar Murah, akan terus menjaga stabilitas dan inflasi bisa dikendalikan.

“Mudah-mudahan, dengan situasi ini, saya yakinkan masyarakat Kota Probolinggo akan tetap mendapatkan harga murah. Sesuai harga pasar seperti biasanya. Meski Ini mendapat tekanan dengan situasi Ramadan dan nanti Idul Fitri,” ujarnya.

Menurutnya, perekonomian Kota Probolinggo kini berada di angka 5,2. Dengan harapan, angka tertinggi dalam 20 tahun ini bisa terus ditingkatkan. Katanya, hampir 80 persen perekonomian Kota Probolinggo dilaksanakan oleh UMKM.

“Dengan cara bazar dan pasar murah ini memberikan kesempatan bagi UMKM seluruh Kota Probolinggo untuk memasarkan hasilnya. Mudah-mudahan ini akan berpengaruh dan saya yakin sangat berpengaruh terhadap peningkatan perekonomian Kota Probolinggo,” ujarnya. (mas/rud)

Editor : Ronald Fernando
#pasar murah #pemkot probolinggo #bazar