LIBUR sekolah awal puasa menjadi momen bagi KDS Probolinggo untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim.
Pada hari ke-4 Ramadan 1446 Hijriah, KDS Probolinggo mengundang 30 anak yatim yang tinggal di sekitar KDS untuk belanja gratis Selasa (4/3).
Raut wajah kebahagiaan mereka pun tak bisa disembunyikan. Sejak sebelum toko dibuka, mereka sudah antusias menunggu di depan KDS.
Tepat pukul 08.00, mereka dipersilakan masuk menuju Departemen Store lantai 2.
Seketika itu pula karyawan KDS dengan sigap menyambut para tamu istimewa ini untuk mendampingi memilih barang kebutuhannya menyambut Lebaran.
Benar saja. Tak butuh waktu lama bagi anak-anak yatim untuk memilih.
Belum satu jam, masing-masing telah menenteng kantong KDS dengan riang. Ada yang memilih kemeja, gamis, baju koko, celana panjang, jaket, sepatu, sendal, jilbab, sarung, peci, bahkan boneka dan aksesori rambut.
Salah seeorang tokoh masyarakat setempat yang ikut mendampingi, Abah Lukman mengatakan, belanja gratis bagi anak-anak kurang mampu sudah menjadi agenda rutin KDS Probolinggo setiap tahun.
“Setiap tahun tidak pernah absen KDS ini. Rata-rata untuk anak-anak yang masih kecil hingga usia sekolah kelas 6 SD,” ungkapnya.
Manajer KDS Probolinggo Hendra Sentosa mengaku, sengaja mengundang anak-anak yatim di sekitar KDS Probolinggo agar mereka juga merasakan kebahagiaan Lebaran bersama.
“Masing-masing anak kami berikan voucher belanja senilai Rp 250 ribu. Boleh pilih sendiri sesuai kebutuhannya,” katanya.
Menurutnya, bagi anak-anak lain yang memiliki orang tua, berbelanja kebutuhan Lebaran dan memilih sendiri mungkin hal biasa. Namun, bagi anak yatim akan menjadi pengalaman luar biasa.
“Kami harap, apa yang diberikan KDS Probolinggo bisa bermanfaat dan menjadi sumber kebahagiaan bagi anak-anak yatim,” ujarnya didampingi Manajer Supermarket KDS Probolinggo Sri Lestari.
Bukan hanya anak-anak yatim, para orang tua pendamping juga semringah. Mereka juga kebagian parsel dari KDS Probolinggo.
Isinya kebutuhan Lebaran untuk di rumah. Di antaranya, ada 2 kaleng kue, gula, minyak goreng, mi, telur, dan minuman kemasan.
Para karyawan KDS juga seolah tak ingin melewatkan momen ini. Mereka juga ambil bagian ikut membahagiakan anak yatim dengan berinisiatif memberikan santunan.
Salah seorang pendamping anak yatim, Nur Aini, 48, mengaku bersyukur Ramadan tahun ini keluarganya mendapat rezeki dari KDS.
Menurutnya, perhatian KDS Probolinggo kepada anak yatim telah meringankan bebannya sebagai orang tua tunggal.
“Insyaallah KDS Probolinggo mendapat barokahnya anak-anak yatim. Kami doakan semoga KDS semakin maju, semakin sukses, semakin banyak pelanggannya, dan karyawannya semakin sejahtera,” ujarnya.
Para anak yatim pun kompak mengucapkan terima kasih. “Terima Kasih KDS,” ujar puluhan bocah itu sambil membawa belanjaannya. (el/adv)
Editor : Ronald Fernando