Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pengakuan Pemuda yang Nekat Mau Menabrakkan Diri ke KA di Perlintasan Jati Probolinggo, Sempat Berontak saat Dievakuasi

Inneke Agustin • Jumat, 28 Februari 2025 | 02:30 WIB
Petugas dan warga saat mengevakuasi Sof yang mabuk dan hendak menabrakkan diri ke KA, Rabu (26/2).
Petugas dan warga saat mengevakuasi Sof yang mabuk dan hendak menabrakkan diri ke KA, Rabu (26/2).

MAYANGAN, Radar Bromo-Tragedi memilukan hampir kembali terjadi di jalur perlintasan langsung (JPL) 04 Jati, dekat terminal lama, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Rabu malam (26/2), seorang pemuda berinisial Sof nyaris tertabrak kereta api (KA) yang melintas.

Beruntung aksinya tiduran di rel KA itu diketahui warga setempat. Warga pun lantas secara paksa mengevakuasinya.

Sof, yang asal Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo itu berhasil diamankan.

Sof yang rambutnya dicat warna blonde itu mengaku tak sadarkan diri bila berada di tengah rel kereta api (KA).

Ia hanya ingat baru saja pulang dari tempat tongkrongannya. “Sebelum kejadian, saya nongkrong di stadion (Bayuangga) dengan tiga teman. Memang usai minum minuman keras saat itu,” katanya.

Sebelumnya, Sof mengaku tak pernah minum miras. Malam itu, ia diajak rekannya yang seorang nelayan dan sandar setahun sekali di Pelabuhan Probolinggo.

Setelah bercengkrama dan minum-minuman keras, Sof lantas hendak pulang.

“Saya jalan kaki, tapi masih mau numpang wifi di Jalan Suyoso. Saat di Jalan Suyoso, saya sudah tidak ingat apa-apa," katanya.

Bahkan, ia mengaku tidak ingat jika malam itu berada di tengah rel KA.

Sof sempat memberontak ketika hendak dibawa ke pinggir oleh petugas warga. “Saya tidak ingat kalau ada di rel kereta dan saat itu melakukan apa saja. Bahkan, ke paman saya juga tidak ingat," ujarnya.

Pamannya, Oz mengatakan, pihak keluarga masih mendalami kasus ini.

Sebab, ada warga yang mengatakan Sof diturunkan di lokasi oleh pengendara mobil.

“Mobil siapa dan jenisnya apa, masih belum diketahui. Bila memang benar demikian, kami mencurigai ada motif lain di sini," ujarnya.

Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota AKP Siswandi mengatakan, kejadian tersebut kali pertama ditemukan oleh anggotanya yang sedang patroli. Saat itu, seorang diri Sof tidur di tengah rel KA.

“Kebetulan ada Bripka Sudarto melintas, akhirnya ditarik ke tepi jalan. Sebab, yang bersangkutan saat itu ada di tengah rel, khawatir ada kereta melintas," ujarnya.

Saat diselamatkan, kata Sudarto, mulut Sof beraroma miras. Juga mengatakan hendak bunuh diri. “Akhirnya, saya tarik ke luar dari rel, ke tepi jalan,” katanya.

Tak hanya pihak kepolisian, malam itu, oleh Satpopl PP, Sof dibawa ke Shelter Dinsos Kota Probolinggo, di  Jalan Mastrip. Agar lebih aman.

“Setelah itu, yang bersangkutan dijemput pihak keluarga," ujar Kabid Trantibum Satpol PP Kota Probolinggo Abdi Firdausi. (gus/rud)

Editor : Muhammad Fahmi
#bunuh diri #perlintasan #satpol pp #rel KA #terminal lama #miras #kereta api #Mayangan #sukabumi #JPL #jati #KA #probolinggo #evakuasi #tabrakkan diri #mabuk