Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kubah Kantor Wali Kota Probolinggo Dibongkar, Celetukan Wali Kota Dokter Aminuddin Ini Tak Terduga

Arif Mashudi • Rabu, 26 Februari 2025 | 01:48 WIB
GANTI WAJAH: Kubah kantor Pemkot Probolinggo yang mulai dibongkar, Selasa (25/2). (Zainal Arifin/ Radar Bromo)
GANTI WAJAH: Kubah kantor Pemkot Probolinggo yang mulai dibongkar, Selasa (25/2). (Zainal Arifin/ Radar Bromo)

KANIGARAN, Radar Bromo- Ganti wali kota, wajah kantor Wali Kota Probolinggo juga berubah. Selasa (25/2), kubah di bagian depan kantor orang nomor satu di Kota Mangga, ini dibongkar.

Namun, sejauh ini belum jelas kubah itu hendak diganti dengan model seperti apa.

Pembongkaran dilakukan oleh pekerja dari Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo.

Dari data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, kubah warna putih ini dibangun pada masa awal kepemimpinan Wali Kota Probolinggo sebelumnya, Hadi Zainal Abidin.

Kubah dengan ukuran cukup besar itu terlihat jelas dari halaman depan kantor pemkot hingga Jalan Raya Panglima Sudirman.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo Rahman mengatakan, sesuai petunjuk, bangunan kubah harus dibongkar.

Namun, pembongkaran tidak sampai merusak bagian gedung kantor wali kota. Sebab, kubah ini dibangun hanya menggunakan kerangka besi dibentuk kubah.

“Kami ditugaskan hanya untuk membongkar saja. Perkiraan berapa hari selesai, tergantung pekerja bisa menyelesaikan berapa hari. Tapi, perkiraan sehari sudah selesai karena hanya membongkar saja,” katanya.

Soal pascapembongkaran kubah akan dibangun apa, Rahman mengaku tidak mengetahui pasti.

Katanya, sejauh ini juga tidak ada alokasi anggaran untuk pembangunan kantor wali kota.

Terpisah, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin mengaku masih mengikuti retret kepala daerah di Magelang.

Ia menyatakan belum mendapatkan laporan terkait pembongkaran kubah kantor wali kota.

“Kalau pakai kubah seperti itu, memang wali kotanya cocoknya orang yang ilmu agamanya tinggi. Kalau saya dan Mbak Ina (wakil wali kota) kan ilmu agamanya nggak tinggi. Mungkin teman-teman takut saya nggak kuat mengemban simbol itu,” celetuk dokter Aminuddin.

Soal spekulasi rencana pergantian modelnya, dokter Amin pun hanya menanggapinya dengan santai.

“Atau, mungkin nanti mau diganti lambang gelas dengan ular, karena saya seorang dokter. Saya belum dapat laporannya,” katanya.

Diketahui, lambang gelas dan ular merupakan symbol farmasi dalam dunia kesehatan. (mas/rud)

Editor : Muhammad Fahmi
#kubah #dinas pupr #pemkot probolinggo #Wali Kota Probolinggo #dokter aminuddin #kota mangga