Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Hari Pertama Pelunasan Bipih, Puluhan CJH Kota-Kabupaten Probolinggo Langsung Lunas

Arif Mashudi • Minggu, 16 Februari 2025 | 12:25 WIB
LATIHAN: Ratusan CJH asal Kota Probolinggo melaksanakan manasik haji di halaman kantor Kemenag Kota Probolinggo, Sabtu (15/2).
LATIHAN: Ratusan CJH asal Kota Probolinggo melaksanakan manasik haji di halaman kantor Kemenag Kota Probolinggo, Sabtu (15/2).

KANIGARAN, Radar Bromo - Masa pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (bipih) 2025 telah lama ditunggu-tunggu para calon jemaah haji.

Termasuk CJH asal Kota dan Kabupaten Probolinggo. Karena itu, begitu masa pelunasan dibuka, puluhan CJH langsung melunasinya.

Di Kota Probolinggo, ada 209 CJH yang masuk kuota berangkat tahun ini. Jumat (14/2) lalu, tercatat 22 CJH yang sudah melinasi. Di Kabupaten Probolinggo, dari 861 CJH, tercatat ada 18 orang yang sudah lunas.

Plt Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Probolinggo Anshori mengatakan, pemerintah telah menetapkan bipih tahun 2025 melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 6/2025 yang ditetapkan pada 12 Februari 2025.

Dalam Keppres tersebut, besaran bipih termasuk ongkos yang dibayarkan oleh jemaah yang berangkat dari 13 embarkasi di Indonesia.

Keppres tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan biaya haji reguler yang telah ditetapkan oleh pemerintah bersama DPR RI. Dalam rapat Senin (6/1) lalu, disepakati biaya rata-rata penyelenggaraan haji Rp 89,4 juta. Namun, jemaah hanya perlu membayar rata-rata atau bipih Rp 55,4 juta.

“Jemaah calon haji yang berangkat dari embarkasi Surabaya, Jawa Timur, dikenai biaya paling tinggi dibandingkan jemaah dari embarkasi lain. Jemaah harus membayar ongkos haji atau bipih Rp 60,9 juta. Lebih tinggi dibandingkan biaya rata-rata nasional sebesar Rp 55,4 juta per orang,” katanya, Sabtu (15/2).

“Semoga semua jemaah yang masuk kuota sesuai nomor urut porsi regular, bisa segera melunasai biaya hajinya. Untuk hari pertama, ada 22 jemaah haji yang sudah melunasi,” terangnya.

Photo
Photo

Soal jemaah haji cadangan di Kota Probolinggo, Anshori mengatakan, ada 74 orang. Sejatinya, tahun ini Kota Probolinggo mendapatkan kuota 231 jemaah.

Namun, jemaah yang berangkat tahun ini sesuai nomor urut porsi ada 209 orang.

“Kemungkinan jemaah cadangan sesuai nomor urut porsi akan naik untuk memenuhi jumlah kuota yang berangkat tahun ini. Tetapi, saat ini masih belum. Jadi, pelunasan biaya haji masih jemaah haji yang sesuai nomor urut porsi masuk kuota, cadangan masih belum,” jelasnya.

Antusiasme CJH untuk melunasi bipih-nya juga terjadi di Kabupaten Probolinggo. Pada hari pertama pelunasan, tercatat ada 18 CJH yang telah melunasi. Masih ada 843 orang yang belum.

Pelaksana Penyelanggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Probolinggo Ervin Syarif Arifin mengatakan, tahun ini ada 861 CJH yang berstatus berhak lunas. Sebanyak 843 jamaah reguler ditambah 18 CJH lanjut usia (lansia).

Terkait status istitaah para CJH, kata Ervin masih proses penginputan. Dari data yang masuk, tercatat ada 618 CJH yang sudah terinput. Masih kurang 243 data lagi.

“Datanya terus kami monitor untuk segera terinput semua, sebab sudah mulai pelunasan. Tapi, memang butuh proses karena sekarang makin ketat,” ujarnya.

Dari 618 data yang terinput diketahui, 224 CJH dinyatakan istitaah dan 389 CJH istitaah dengan pendampingan obat. Juga ada 5 CJH yang dinyatakan istitaah dengan pendampingan orang. (mas/mg/rud)

Editor : Ronald Fernando
#pelunasan #haji #cjh #bipih