Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

141.940 Pelanggan di Probolinggo Terdampak Listrik Padam, Begini Penjelasan PLN

Inayah Maharani • Senin, 10 Februari 2025 | 03:09 WIB
DIPERBAIKI: Sejumlah petugas dari PLN ULP Probolinggo memperbaiki saluran PLN yang terkendala Sabtu (8/2) malam.
DIPERBAIKI: Sejumlah petugas dari PLN ULP Probolinggo memperbaiki saluran PLN yang terkendala Sabtu (8/2) malam.

PROBOLINGGO, Radar Bromo- Ratusan ribu pelanggan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Probolinggo harus gelap-gelapan Sabtu (8/2). Kala itu, aliran listrik padam mulai pukul 18.09 sampai pukul 22.26.

Dari catatan PLN ULP Probolinggo, kala itu ada sekitar 141.940 pelanggan yang terdampak. Jumlah ini lebih dari separo dari total pelanggan yang mencapai 227.539 (data per Januari 2025). Atau, hanya 85.653 pelanggan yang tidak terdampak. Padamnya aliran listrik ini disebabkan adanya kerusakan dari tujuh penyulang.

Tak ayal, terputusnya pasokan listrik ini membuat sejumlah pelanggan mengeluh. Tak sedikit yang mengaku pekerjaannya terhambat. Seperti dialami salah seorang pedagang makanan di Kota Probolinggo, Hus, 42. Ia mengaku tak bisa berjualan.

 

 

Hus mengaku membutuhkan pasokan listrik untuk menghaluskan bumbu masakannya. Sedangkan, bila dipaksakan menggunakan cara manual atau diulek, Hus merasa tak mampu.

“Saya tidak berjualan hari ini, kan semalam mati lampu. Saya tidak bisa blender bumbu,” katanya, Minggu (9/2).

Ada pula masyarakat yang mengeluh sebab khawatir adanya kerusakan terhadap peralatan elektroniknya. Karena mendadak aliran listrik terputus. Bahkan, ada yang menilai terlalu sering mati lampu.

Di sisi lain, Manajer PLN ULP Probolinggo Rendra Madyasta mengatakan, berhentinya pasokan listrik disebabkan adanya gangguan pada Gardu Induk Probolinggo di Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, sekitar pukul 18.00.

 

 

Kerusakan dipicu adanya cuaca ekstrem, sehingga menyebabkan adanya trip proteksi incoming pada trafo dua Gardu Induk Probolinggo.

“Indikasi penyebabnya, dikarenakan adanya cuaca ekstrem yang terjadi di sebagian wilayah Kota dan Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Gardu induk menjadi titik kritis yang menghubungkan listrik dari pembangkit ke jaringan distribusi. Jika ada gangguan di gardu induk, dapat menyebabkan pemadaman luas.

 

 

Gangguan pada gardu induk ini berdampak terhadap tujuh penyulang atau jaringan distribusi listrik di Kota dan Kabupaten Probolinggo. Yakni, Penyulang Mahakam (Kedopok, sebagian Kademangan, dan sebagian Sumberasih), Penyulang Tongas, dan Penyulang Sukapura. Serta, Penyulang Leces, Banjarsawah, Bentar, dan Penyulang Tanjung Tembaga.

Rendra mengatakan, malam itu langsung diperbaiki. Dibutuhkan sekitar dua setengah jam untuk memulihkannya. “Kami mengerahkan seluruh petugas untuk memulihkan pasokan listrik. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh pelanggan,” ujarnya. (mg/rud)

Editor : Ronald Fernando
#pln #padam #istriku #probolinggo