MAYANGAN, Radar Bromo- Fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Probolinggo, terus bermunculan. Sabtu (1/2), telah diresmikan Klinik Utama Rawat Jalan Afara di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan.
Berdirinya klinik ini menambah daftar jumlah klinik utama di Kota Probolinggo. Sebelumnya, Kota Probolinggo, hanya memiliki tiga klinik berstatus klinik utama. Dari 28 klinik di Kota Probolinggo, kini ada empat klinik yang berstatus klinik utama. Sedangkan, 24 klinik lainnya berstatus klinik pratama.
Penanggung jawab sekaligus pemilik Klinik Afara dr. Intan Sudarmadi, Sp.S., M.H. menjelaskan, ada perbedaan antara klinik utama dan klinik pratama.
Klinik utama merupakan klinik yang memiliki dokter spesialis, sedangkan klinik pratama hanya memiliki dokter umum.
“Alhamdulillah Klinik Utama Rawat Jalan Afara sudah dibuka. Ini menjadi klinik utama nomor 4 di Kota Probolinggo, yang memiliki dokter spesialis saraf dan penyakit dalam,” jelasnya.
Direktur RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo, ini mengatakan, kasus stroke tertinggi di Kota Probolinggo ada di Kecamatan Kanigaran dan Kecamatan Mayangan. Kecamatan tempat dirinya tinggal.
Karena itu, dr. Intan bersama istrinya yang juga seorang dokter obgyn di salah satu rumah sakit di Kota Probolinggo, bercita-cita membangun klinik utama di sekitar tempat tinggalnya di Kecamatan Mayangan.
Dengan harapan, kliniknya dapat membantu para pasien penyakit stroke dan penyakit dalam, terutama di sekitar Kelurahan Jati.
“Di lingkungan saya belum ada klinik, jadi kami dari dulu bercita-cita ingin membangun klinik. Alhamdulillah tahun ini tercapai,” katanya.
Diresmikannya klinik ini juga dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Problinggo. Salah satunya, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Kelurga Berencana Kota Probolinggo, dr. Nurul Hasanah Hidayati.
Nurul mengatakan, di Kota Probolinggo, ada tiga penyakit dengan kasus paling tinggi. Yakni, stroke, hipertensi, dan diabetes mellitus. Ia mengaku senang atas dibukanya Klinik Utama Rawat Jalan Afara.
Dengan semakin banyaknya fasilitas kesehatan, pihaknya berharap dapat membantu meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat Kota Probolinggo, sehingga lebih optimal.
“Saya berharap dengan dibukanya klinik Afara, menjadi jawaban atas permasalahan masyarakat,” ujarnya. (mg/rud)
Editor : Ronald Fernando