KEDOPOK, Radar Bromo - Sejumlah pecinta kucing di Kota Probolinggo, bersedih. Memasuki musim hujan, banyak kucing peliharaannya mati.
Bahkan, salah seorang warga harus kehilangan 10 ekor kucing sekaligus.
Seperti dialami warga Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Nuri Wulandari, 33. Dalam sebulan ini, 10 ekor kucing miliknya mati. Terdiri atas 6 anakan dan 4 kucing dewasa.
Nuri mengatakan, 4 kucing dewasa miliknya mati akibat virus panlekopenia. Sedangkan, 6 lainnya mati karena induknya enggan menyusui.
Menurutnya, induk kucing enggan menyusui karena stres atau mengalami babyblues. Penyebabnya beragam. Salah satunya akibat terlalu banyak melahirkan anak.
“Matinya berselang berapa hari, namun dalam satu bulan ini,” jelasnya.
Nuri mengaku sempat membawa kucing-kucingnya itu ke dokter. Namun, dari 5 kucingnya yang sakit, hanya satu ekor yang berhasil selamat. Empat kucing lainnya terlambat dibawa ke dokter.
“Yang empat baru saya bawa ke dokter setelah tiga hari sakit, mungkin imunitasnya menurun,” ujar perempuan yang sebelumnya memiliki belasan kucing ini.
Rupanya, tak hanya milik Nuri, sejumlah kucing milik warga sekitar juga banyak yang mati. Ada yang 3 ekor, ada juga yang sampai 5 ekor kucing.
Salah seorang dokter hewan di Kota Probolinggo, drh. Vaiga Miriami mengatakan, feline panleukopenia virus (FPV) rawan terjadi saat perubahan cuaca, terutama musim hujan.
Virus ini bermultifikasi pada saluran pencernaan dan jaringan yang menyebabkan gejala klinis.
“Gejala klinisnya muntah, diare, seringkali diare berdarah. Juga demam dan nafsu makan menurut akibat dehidrasi,” ujarnya.
Menangani virus ini, tidak ada pengobatan khusus. Biasanya obat yang diberikan disesuaikan gejala yang dirasakan si kucing.
“Pengobatannya biasanya terapi supportif saja dan tidak ada yang spesifik,” katanya.
Yang paling penting, untuk mencegah virus tersebut, kata Vaiga, dengan melakukan vaksinasi. Serta, memisahkan kucing yang sakit dengan kucing yang sehat, sebab feline panleukopenia penyakit kucing yang sangat menular dan berpotensi fatal.
Meski fatal terhadap kucing, namun virus ini tidak menular pada manusia.
“Vaksinasi adalah tindakan yang paling efektif untuk mencegah infeksi ini. Lakukan vaksinasi pada anakan dan dewasa sesuai rekomendasi dokter hewan,” katanya. (mg/rud)
Editor : Ronald Fernando