PROBOLINGGO, Radar Bromo-Apes dialami Samsul Arifin. Warga Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo itu kehilangan delapan ekor kambing miliknya sekaligus.
Kandang kambing yang diletakkan di belakang rumahnya dibobol. Lima ekor indukan dan tiga anakan yang masih berusia 20 harian amblas dicuri, Kamis (24/1).
“Semuanya hilang diambil oleh pencurinya,” kata lelaki 40 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai petani.
Selain bertani, Arif memang juga pedagang kambing. Sayang sebelum sempat terjual, kambingnya sudah amblas dicuri maling. Bahkan, ini bukan yang pertama kali dialaminya.
“Sebelumnya, seekor kambing saya juga pernah dicuri. Dulu kan jumlahnya ada sembilan ekor, sisa delapan ekor. Sekarang, malah dibawa semua,” jelasnya.
Saat pencurian pertama, maling masuk dengan cara melompat pagar halaman belakang rumahnya.
Demi mengantisipasi hal tersebut, Arif kemudian meninggikan pagar belakangnya. Lalu di atas pagar dipasang pecahan kaca.
“Malah yang kedua ini tidak naik pagar, tapi pagarnya dijebol, dilubangi. Jadi masuk lewat lubang itu,” katanya.
Setelah berhasil masuk ke halaman belakang, maling lantas merusak rantai dan gembok kandang. Kemudian, mencuri semua kambingnya.
Arif sendiri mengaku tak mendengar suara apapun yang mencurigakan. Bahkan, Rabu (22/1) pukul 23.00, Arif sempat memberi pakan kambingnya.
“Setelah itu saya tinggal tidur. Baru tahunya saat mau kasih makan lagi pada Kamis (23/1) subuh, kok malah hilang,” terangnya.
Arif menduga, pelaku lebih dari satu orang. Mengingat jumlah kambing yang dibawa tak sedikit. Ia juga sempat melihat jejak kaki pelaku dan kambing-kambingnya menuju arah barat.
“Di belakang rumah ini sungai, tegalan, dan ada makam. Nah, jejak kakinya itu berakhir di makam,” katanya.
Sayangnya, tak ada rekaman CCTV di sekitar lokasi yang menampakkan aktivitas pelaku malam itu.
Akibat kejadian ini, Arif menderita kerugian sekitar Rp 10,5 juta. Ia pun telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian Polsek Wonoasih.
Ps Kanit Reskrim Polsek Wonoasih Aipda Hariyanto mengatakan, pihaknya telah menerima laporan korban pada Kamis (23/1). “Petugas kami juga sudah melakukan olah TKP dan kini masih melakukan penyelidikan,” ujarnya. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi