KADEMANGAN, Radar Bromo - Sekitar sebulan lalu, Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 189 Pilang Kota Probolinggo, dilakukan perbaikan geometri rel.
Namun saat ini kondisi aspal tepat di perlintasan rel KA tersebut sudah berlubang dan bergelombang.
Kondisi itu tentu saja dikeluhkan pengendara. Terutama pengendara roda dua. Aspal yang berlubang rawan bagi kendaraan yang melintas.
Bahkan, tidak menutup kemungkinan as roda atau shock kendaraan besar melintas bisa rusak atau patah.
Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, jalan berlubang tepat di rel perlintasan KA itu hampir dari sisi timur sampai ke barat.
Sedangkan jalan berlubang cukup besar, berada di bagian tengah dan sisi barat. Sehingga, kendaraan yang melintas harus extra hati-hati dan memilih mengindari jalan berlubang tersebut.
Sholihin, 47, sopir truk mengaku, dirinya kerap melintasi jalur lingkar utara (JLU), masuk lewat persimpangan Pilang.
Nah, dirinya sempat kaget saat melintas tiba-tiba terkena lubang yang berada tepat di samping rel perlintasan KA tersebut. bahkan, truk dengan muatan yang dibawanya sempat goyang. Beruntung, tidak sampai guling ataupun as roda alami kerusakan.
”Kalau jalan berlubang begitu apalagi di dekat perlintasan dan tikungan, lebih bahaya, Mas. karena kalau mau berhenti mengerem mendadak, juga rawan. Karena posisi kendaraan pas lagi tikungan,” katanya.
Hal serupa juga dikeluhkan oleh pengendara sepeda motor. Faris mengaku dirinya saat hendak menjemput istrinya pasti melintasi rel KA tersebut.
Dia sempat kaget ada lubang cukup besar. Di sisi lain, ada kendaraan lain yang hendak melintas. Sehingga, dirinya tidak dapat menghindari jalan berlubang tersebut.
”Padahal bulan kemarin sudah dilakukan perbaikan total, sampai jalan aspal yang bagus digali dan diganti urukas batu-batu. Sekarang malah jadi berlubang dan bergelombang,” tambahnya.
Sementara itu, Manajer Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, pihaknya akan mengecek kondisi rel perlintasan KA JPL 189 Pilang tersebut seperti apa kondisinya.
Termasuk akan mengecek, dulu pernah ada perbaikan jalu dari KAI atau belum. ”Saya cek dulu pernah ada perbaikan jalur dari KAI atau gak,” ujarnya. (mas/fun)
Editor : Fahreza Nuraga