TIRIS, Radar Bromo - Hujan deras terjadi di wilayah Kecamatan Tiris mengakibatkan sebuah Tembok Penahan Tanah (TPT) setinggi 4 meter di Dusun Krajan, Desa Andungbiru, Tiris, ambrol.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Hanya saja puing reruntuhan TPT jatuh ke halaman rumah warga.
Insiden ini terjadi Senin (20/1) sore. Bermula saat hujan mengguyur wilayah Kecamatan setempat sejak pukul 16.00.
Mulanya hujan turun dengan intensitas rendah. Namun hujan kemudian bertambah deras. Puncaknya sekitar pukul 17.15 sebuah TPT di Dusun Krajan ambrol. Hal ini terjadi diduga karena TPT tergerus air.
“Kejadiannya sore hari, saat itu memang hujan deras. TPT yang ambrol merupakan bangunan lama,” ujar Sekretaris Desa Andungbiru Asrawi rabu (22/1).
Bangunan TPT tersebut memiliki panjang 15 meter dan tinggi 4 meter. Memiliki fungsi penguat bahu jalan penghubung antar desa dan antar dusun.
Kondisi jalan posisinya memang lebih tinggi dibandingkan dengan rumah di bawahnya. Persisnya di samping TPT tersebut beberapa rumah yang dihuni oleh 3 KK.
Beruntungnya TPT yang ambrol tersebut tidak sampai mengenai rumah warga. Hanya saja puing jatuh berserakan di halaman rumah warga.
“Hujan berhenti sekitar pukul 18.30. Perangkat desa mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi. Tidak ada korban, longsornya ke halaman rumah,” ucapnya.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo Zubaidullah mengatakan pihaknya telah mendapatkan laporan TPT ambrol. Namun karena terkendala cuaca maka asesmen baru bisa dilakukan Selasa (21/1).
Petugas sudah memberikan bantuan logistik kepada wilayah terdampak. Diantaranya 2 lembar terpal berukuran 12 x 6 meter.
Dapat difungsikan untuk menutupi areal TPT yang ambrol. Sehingga meminimalisir potensi tergerusnya TPT oleh air hujan yang membuat kondisi semakin parah.
BPBD juga telah menyalurkan 150 lembar sandbag yang dapat digunakan sebagai kantong pasir atau tanah.
Selanjutnya kantong-kantong tersebut digunakan untuk memperkuat TPT yang sudah mulai rapuh.
“Selain TPT ambrol, ada satu insiden lagi tanah longsor di Desa Segaran. Semuanya sudah kami lakukan asesmen sekaligus kami berikan bantuan logistik kebencanaan,” bebernya. (ar/fun)
Editor : Fahreza Nuraga