KADEMANGAN, Radar Bromo – Pembangunan rest area dan gerai UMKM di depan Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo, telah rampung. Namun, sejauh ini proyek yang menelan anggaran Rp 4 miliar itu belum difungsikan.
Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (DKUP) Kota Probolinggo kini tengah menyiapkan proses seleksi pelaku UMKM yang akan menempatinya. Sebab, sejauh ini ada puluhan pelaku UMKM yang telah mengajukan diri untuk menempatinya.
Kepala DKUP Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan, penggunaan atau launching rest area dan gerai UMKM, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR-PKP. Mengingat sejauh ini belum diserahkan ke DKUP.
“Nanti kami akan koordinasi dengan Dinas PUPR,” katanya, Selasa (21/1).
Sambil menunggu penyerahan, Fitri mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan proses seleksi bagi pelaku UMKM yang akan menempatinya. Karena stan gerai UMKM hanya dapat menampung 6 UMKM. Sedangkan, pelaku usaha yang sudah mengajukan diri untuk menempatinya sudah ada sekitar 22 orang.
Karena itu, para pendaftar akan diseleksi. Proses seleksinya ini akan dikoordinasikan dengan Inspektorat.
“Untuk proses seleksinya, kami bentuk tim terdiri dari Inspektorat dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait untuk membuat kriterianya,” jelasnya. (mas/rud)
Editor : Ronald Fernando