Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Harga Cabai di Pasar Baru Probolinggo Meroket Dalam Waktu Semalam Saja, Ini Harga Terbaru

radar bromo • Selasa, 7 Januari 2025 | 01:24 WIB

PUSING: Maimunah, 40, pedagang Pasar Baru Kota Probolinggo mengeluhkan turunnya pembeli akibat harga cabai melambung.
PUSING: Maimunah, 40, pedagang Pasar Baru Kota Probolinggo mengeluhkan turunnya pembeli akibat harga cabai melambung.
 

KANIGARAN, Radar Bromo – Sudah seminggu terakhir, harga cabai merah kecil terus naik di pasar Kota Probolinggo. Bahkan, Minggu (5/1) harga cabai naik drastis.

Akibat melonjaknya harga cabai, tidak hanya pembeli yang kebingungan. Penjual pun mengaku pusing.

Seperti yang disampaikan Siti Mainunah, 40, pedagang cabai di Pasar Baru Kota Probolinggo. Siti mengaku bingung, karena harga cabai merah kecil naik drastis. Bahkan, hanya dalam waktu semalam saja.

Sabtu (4/1), harga cabai masih di kisaran Rp 40 ribu–Rp 50 ribu per kilogram. Namun, Minggu (5/1) harga cabai sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram.

Itu artinya, kenaikan harga cabai mencapai Rp 50 ribu per kilogram dalam waktu semalam saja.

“Masa naiknya langsung meroket dalam semalam. Kemarin (Sabtu, Red), masih Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu harganya. Sekarang sudah Rp 100 ribu per kilogram,” terangnya, Minggu (5/1).

Karena kondisi itu, menurutnya, permintaan atau pembeli cabai jadi menurun. Dia pun jadi ikut-ikutan pusing.

 “Pusing juga penjualnya, kalau naiknya melonjak gini. Karena pembeli pasti kabur. Kasihan juga pembelinya kalau harga cabai terlalu mahal begini,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi di lapak dagangannya, Maimunah sedang memisahkan cabai yang mulai membusuk dengan cabai yang masih segar. Menurutnya, cabai dagangannya banyak yang busuk karena laku lebih lama dari biasanya.

“Begini ini dampaknya kalau harga cabai melonjak. Banyak yang busuk, karena pembelinya turun,” keluhnya.

Kabid Perdagangan di DKUP Kota Probolinggo Erwan Kiswandoko mengatakan, memang terjadi kenaikan harga cabai di pasaran. Bahkan, kenaikannya melonjak tinggi dalam semalam saja.

Penyebabnya, karena persediaan atau pasokan cabai di pasar menipis. Sementara permintaan tetap. Sehingga, harganya naik.

 “Naiknya harga cabai meroket karena memang stoknya tipis di pasar. Kalau jumlah permintaan normal seperti biasanya,” katanya.

Namunn dalam catatannya kenaikan harga cabai tidak sampai Rp 50 ribu per kilogram. Pada Sabtu (4/1), harga cabai merah kecil di pasaran masih Rp 60 ribu per kilogram.

Dan Minggu (5/1), naik menjadi Rp 90 ribu per kilogram. Artinya, kenaikannya mencapai Rp 30 ribu per kilogram.

Menurutnya, ketersediaan cabai berkurang  akibat gagal panen yang dialami banyak petani cabai. Sehingga, jumlah panen menurun.

“Sekarang petani cabai banyak yang gagal panen, akibat musim hujan. Juga banyak hama yang merusak tanaman. Makanya stok di pasaran itu rendah,” jelasnya. (mg/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#pasar baru #harga cabai #probolinggo