PROBOLINGGO, Radar Bromo - Sebuah truk bermuatan sekam terguling di Perempatan Brak, Kota Probolinggo, Selasa (24/12) siang.
Truk terguling usai menghindari seorang pengendara motor. Akibatnya, sekam berserakan di jalan sisi barat sebelum tikungan.
Bahkan, bodi truk bernopol AD 1670 JV ini terguling menimpa pagar pengaman sungai.
Truk ini dikemudikan oleh Muhammad Ferdy, 16, warga Desa Alaskandang, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo.
Ia bersama rekannya, Ari, 18, warga Desa Alassumur, Kecamatan Besuk.
Ferdy mengaku hendak mengirim 6 ton sekam ke Beji, Pasuruan. Rencananya akan dimanfaatkan sebagai bahan bakar pembuatan tepung.
Sebelum terguling, Ferdy mengatakan ada pengendara motor di depannya di ruas jalan sisi kanan.
Pengendara motor itu sempat berhenti karena lampu merah.
Setelah lampu hijau, pemotor bergerak lurus ke Jalan DI Panjaitan. Sementara, Ferdy hendak berbelok ke kiri menuju Jalan Soekarno Hatta.
“Saya bingung mau ambil haluan, sebab ada pemotor. Saya berusaha menghindar. Kalau saya tidak menghindar, nanti malah menabrak pemotor itu. Akhirnya, saya banting setir ke kiri dan truk saya guling,” ujarnya.
Proses evakuasi sekam yang berhamburan ke jalan butuh waktu lama. Hingga pukul 17.30, belum selesai. Ferdy mengevakuasi sekam dibantu karyawan lainnya dari Kraksaan.
“Ada sekitar 13 orang yang membantu menggunakan alat sederhana seperti keranjang dan sapu,” katanya.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Probolinggo Kota Iptu Tohari mengatakan, setelah truk berhasil diderek dan dikeluarkan dari sungai.
Kemudian dievakuasi ke Rubbasan Kota Probolinggo. Sisa sekam diangkut menggunakan armada lain dari perusahaan.
“Pengemudinya selamat. Tidak ada korban jiwa. Sementara, kerugian materiil belum diketahui. Kami melakukan tilang pengemudi, sebab truk bertonase 5T tidak diperbolehkan masuk kota,” ujarnya. (gus/rud)
Editor : Fahreza Nuraga