Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tanpa Keluarga, Seorang Nenek Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Indekos di Kota Probolinggo, Ini Sebabnya

Inneke Agustin • Sabtu, 21 Desember 2024 | 15:21 WIB
BERPULANG: Jenazah Mutmaina, 60, warga Kelurahan Jati, Mayangan, Kota Probolinggo, sesaat setelah diperiksa di kamar jenazah RSUD dr. Mohamad Saleh, Jumat (20/12) siang.
BERPULANG: Jenazah Mutmaina, 60, warga Kelurahan Jati, Mayangan, Kota Probolinggo, sesaat setelah diperiksa di kamar jenazah RSUD dr. Mohamad Saleh, Jumat (20/12) siang.

PROBOLINGGO, Radar Bromo - Seorang nenek bernama Mutmaina, 60, ditemukan tak bernyawa di kamar mandi indekosnya. Yaitu di Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Dia ditemukan meninggal Jumat (20/12) pagi oleh seorang warga yang indekos di tempat yang sama dengan Murnaina.

Ketua RT 02/RW 07 Kelurahan Jati Fauzi Iskandar mengatakan, Mutmaina tak memiliki keluarga. Sehari-hari ia tinggal bersama temannya, yaitu Tutik, 50.

“Nenek Murmaina ini tinggal sekamar berdua di sebuah indekos sejak lima bulan yang lalubersama Bu Tutik,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan Tutik, menurutnya, Mutmaina terakhir beraktivitas pada Jumat (20/12) sekitar pukul 05.00.

Saat itu dia masuk kamar mandi yang berada di dalam kamar indekosnya. Setelah itu, ia tak tahu lagi dengan kondisi kawannya itu.

Lalu di hari yang sama, korban Mutmaina ditemukan meninggal di kamar mandi oleh salah seorang warga yang juga tinggal di indekosan itu.

“Ada penghuni indekos yang hendak menggunakan kamar mandi tersebut. Memang kamar mandinya digunakan untuk penghuni kos lainnya,” terang Fauzi.

Mutmaina ditemukan dalam kondisi duduk di lantai kamar mandi dengan kaki selonjor. Tubuhnya lantas digotong keluar oleh warga.

“Setelah itu, baru warga menginformasikan pada saya. Akhirnya saya laporkan ke pihak kepolisian untuk membantu mengevakuasi,” ujarnya.

Jenazah Mutmainah lantas dibawa ke kamar jenazah RSUD dr. Mohamad Saleh untuk diperiksa. Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.

Kapolsek Mayangan AKP Heri Sugiono mengatakan, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan saksi, yang bersangkutan memiliki riwayat sakit sesak napas. Bahkan, polisi menemukan obat pereda sesak napas di lokasi kejadian.

“Berdasarkan olah TKP itu, dugaan kami sementara ini, korban meninggal karena sakitnya kambuh,” ujar Kapolsek Mayangan AKP Heri Sugiono.

Karena tak ada keluarga sama sekali di Kota Probolinggo, Tutik lantas meminta jenazah Mutmainah dimakamkan di Makam Potuk Selatan, Jati, Kecamatan Mayangan. Korban dimakamkan Jumat (20/12) siang. (gus/hn)

Editor : Achmad Syaifudin
#nenek meninggal #indekos probolinggo #polsek mayangan #Kota Probolinggo #meninggal di indekos