Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Rumah Wartawan di Triwung Kidul Probolinggo Dibobol, Pelaku Acungkan Celurit, Honda PCX Amblas

Inneke Agustin • Jumat, 13 Desember 2024 | 02:57 WIB
Rumah Irphan yang disatroni kawanan maling. Inset, petugas saat melakukan olah TKP. (Inneke Agustin/ Radar Bromo)
Rumah Irphan yang disatroni kawanan maling. Inset, petugas saat melakukan olah TKP. (Inneke Agustin/ Radar Bromo)

PROBOLINGGO, Radar Bromo–Aksi pencurian di Probolinggo kembali terjadi. Rabu dinihari (11/12) rumah wartawan dibobol. Motor Honda PCX pun amblas.

Korbannya adalah Irphan Syahputra, 37. Motor miliknya hilang saat diparkir di teras rumahnya di Jalan KH. Sulthon, Kelurahan Triwung Kidul, Kademangan, Kota Probolinggo.

Selasa (10/12) malam sekitar pukul 22.30, menurut Irphan, motor Honda PCX 2023 Nopol N 2413 RE itu masih terparkir di teras rumahnya. Di sebelahnya ada motor Kawasaki Ninja miliknya.

Korban pun memastikan semua motor terkunci dan alarm hidup. Pintu pagar rumah juga dikunci. Namun, rolling door tidak ditutup.

“Biasanya rolling door itu saya tutup. Mungkin karena kecapekan sepulang dari luar kota, saya dak sempat nutup,” tuturnya.

Rabu (11/12) pukul 02.45, ia sempat mendengar suara motor berhenti di depan rumahnya. Namun, ia tak memiliki kecurigaan apa-apa. Diduga, saat itulah motornya dicuri.

Korban baru menyadari rumahnya disatroni maling setelah salah satu pelaku naik ke lantai dua. Saat itu, korban mendengar ada suara langkah kaki naik ke lantai dua.

Awalnya, korban sempat menduga anaknya yang tidur di kamar bawah, naik ke lantai dua. Dia pun sempat mengecek dari balik jendela kamar.

“Awalnya saya kira anak saya naik, saya lihat dari balik jendela kok betisnya ramping. Sementara anak saya tubuhnya agak berisi,” ungkapnya.

Merasa curiga, korban langsung keluar kamar. Saat itulah dia memergoki seorang lelaki tak dikenal di lantai dua rumahnya. Korban langsung sadar, rumahnya dimasuki maling.

Karena tertangkap basah, pelaku langsung mengacungkan celurit pada korban.

Korban yang kaget spontan melempar boneka manekin yang ada di dekatnya ke arah pelaku. Sayangnya, pelaku lolos. Kabur dan turun ke lantai bawah.

“Saya langsung lari ke bawah juga sambil teriak maling-maling. Tapi, tak ada satu pun warga yang keluar. Kondisinya memang sepi,” lanjutnya.

Korban sempat melihat, pelaku lari melewati ladang jagung. Dia menduga, ada dua rekan pelaku yang menunggu di Jalan Semeru. Namun, korban tak berhasil mengejar.

Dia lantas kembali masuk rumah. Saat itulah, korban baru sadar motor Honda PCX miliknya tidak ada lagi di tempat.

Dia menduga, maling yang beraksi di rumahnya ada tiga orang dengan berboncengan satu motor.

Wajahnya tak tampak karena pelaku menggunakan balaklava. Sementara perawakannya seperti lelaki berusia 30 tahun.

Korban menduga, pelaku masuk dengan cara memanjat dinding pagar.

Setelah masuk rumah, mereka merusak gembok dan membuka pagar. Lalu mengambil kontak motor di samping lemari untuk mencuri motor.

“Karena itulah, alarm lampu motor dak hidup. Karena pakai kontak. Kemungkinan yang bawa kabur motor saya, keluar duluan. Sementara yang saya kejar itu keluar belakangan,” ujarnya.

Namun, korban bersyukur segera terjaga. Bila tidak, mungkin beberapa benda berharga di dalam rumahnya juga turut amblas. Seperti handphone milik anaknya yang ada di bawah tangga dan motor Kawasaki Ninja.

Meski demikian, korban mengalami kerugian hingga Rp 35 juta. Selain motor, di dalam jok motornya ada sebuah jam tangan. Hingga Rabu (11/12), korban belum melaporkan kejadian ini ke kepolisian. “Rencananya hari ini saya laporkan,” ujarnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Didik Riyanto mengatakan, meski belum ada laporan resmi dari korban, pihaknya telah melakukan olah TKP. “Terkait kejadian tersebut sudah kami lakukan olah TKP dan identifikasi. Selanjutnya kami lakukan penyelidikan,” tuturnya. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#kademangan #honda pcx #wartawan #probolinggo #triwung kidul #rumah dibobol