MAYANGAN, Radar Bromo–Angka pemilih terus turun dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kota Probolinggo. Dalam Pilwali Kota Probolinggo 2024, partisipasi pemilih yang menggunakan hak pilihnya ke TPS, 78,21 persen.
Angka itu menurun dibanding Pilkada 2018 yang mencapai tingkat partisipasi 79,9 persen. Namun, tingkat partisipasi di Kota Probolinggo masih di atas target nasional yang ditetapkan 77,5 persen.
“Ada penurunan partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 dibandingkan Pilkada 2018 di Kota Probolinggo. Penurunannya mencapai 1,7 persen,” kata Radfan Faisal, ketua KPU Kota Probolinggo.
Penghitungan partisipasi pemilih, dikatakan Radfan, memiliki rumus khusus yang dikeluarkan KPU RI.
Yaitu, jumlah pengguna hak pilih (DPT+DPTb+DPK) dibagi jumlah DPT+Jumlah dalam DPK dan dikalikan 100.
Berdasarkan rekapitulasi hasil perolehan suara tingkat Kota Probolinggo, diketahui sebanyak 140.752 pemilih yang datang ke TPS menggunakan hak pilihnya.
Kemudian, ditambah DPTb dan DPK. Sehingga, ketemu angka partisipasi pemilih pada Pilwali Kota Probolinggo sebesar 78,2 persen. Sementara partisipasi pemilih untuk Pilgub Jatim 78,69 persen.
“Kalau dibanding Pilkada 2018, memang partisipasi pemilih menurun. Tapi, partisipasi di Kota Probolinggo lebih tinggi dari target nasional sebesar 77,5 persen,” terangnya.
Radfan menambahkan, pihaknya akan mengklasifikasi usia dan nama pemilih yang memilih golput. Termasuk, penyebab menurunnya angka partisipasi ini akan menjadi evaluasi KPU Kota Probolinggo.
"Saat ini kami masih belum mengetahui, apakah itu pemuda yang golput, apakah orang tua. Karena masih membutuhkan klasifikasi secara detail," tambahnya.
Ketua Bawaslu Kota Probolinggo Johan Dwi Angga saat dikonfirmasi mengatakan, partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 di Kota Probolinggo memang menurun.
Baca Juga: Kalah di Rekapitulasi, Saksi Paslon Petahana Pilwali Kota Probolinggo Nomor 04 Tak Mau Tanda Tangan
Tetapi, sejauh ini pihaknya melihat partisipasi pemilih datang ke TPS menggunakan hak pilihnya saat pilkada sudah tinggi dan berlangsung dengan sukses.
”Tren ketika pilkada dibandingkan pemilu pasti menurun. Itu terjadi di berbagai daerah. Kami pun sudah berusaha meningkatkan partisipasi masyarakat, minimal sama dengan pemilu. Berbagai upaya sudah kami lakukan dengan melakukan sosialisasi,” katanya. (mas/hn)
Partisipasi Pemilih Kota Probolinggo
Pilwali Probolinggo 2024 78,21 persen
Pilwali Probolinggo 2018 79,9 persen
Editor : Muhammad Fahmi