Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tali Tampar Putus jadi Tantangan saat Perbaiki Pipa Bawah Laut di Gili Ketapang Probolinggo

Inneke Agustin • Rabu, 4 Desember 2024 | 14:10 WIB
TARIK: Penarikan pipa bawah laut di perairan Gili Ketapang menggunakan tali tampar yang ditarik tugboat, Selasa (3/12)
TARIK: Penarikan pipa bawah laut di perairan Gili Ketapang menggunakan tali tampar yang ditarik tugboat, Selasa (3/12)

PROBOLINGGO, Radar Bromo - Perumdam Tirta Argapura Kabupaten Probolinggo mempercepat perbaikan pipa bawah laut yang menjadi jalur distribusi air bersih ke Pulau Gili Ketapang.

Perbaikan ini ditargetkan segera selesai agar suplai air ke Gili bisa lancar.

Kepala Bagian Teknik Perumdam Tirta Argapura, Hari Supriyanto mengungkapkan bahwa proses perbaikan ini melibatkan tiga kapal slerek nelayan dan satu kapal tugboat milik PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN).

Kapal PT DABN dikerahkan karena memiliki tenaga sebesar 2.500 horse power.

“Alhamdulillah, hingga sore ini (Selasa, red) proses perbaikan sudah mencapai 75 persen. Satu ujung pipa di bagian utara telah kembali ke posisi semula. Saat ini, kami sedang menarik ujung selatan, tinggal sekitar 50 meter lagi untuk mencapai posisi awal,” jelas Hari.

Selain bantuan kapal, perbaikan ini juga melibatkan tujuh penyelam dari Pulau Gili Ketapang.

Setelah pipa berhasil dipasang kembali, uji tekanan air akan dilakukan melalui pompa di Bandaran, Kecamatan Dringu dan Pulau Gili Ketapang.

“Jika tekanan air di Bandaran dan Pulau Gili Ketapang seimbang, itu berarti tidak ada lagi kebocoran,” ujarnya.

Hari bersyukur cuaca cerah dan mendukung. Sehingga ia berharap proses perbaikan pipa bawah laut ini berjalan dengan lancar.

“Kami berharap perbaikan ini bisa selesai hari ini juga, sehingga distribusi air bersih dapat kembali normal,” ungkapnya optimistis.

Walaupun proses perbaikan sempat mengalami kendala teknis, Hari mengungkapkan, tali tampar yang digunakan untuk menarik pipa bawah laut sempat putus di tengah pengerjaan.

“Meski kapal cukup kuat, tali tampar sempat putus. Untungnya, masalah ini bisa segera kami atasi,” tuturnya.

Hingga berita ini ditulis sekitar pukul 19.00, proses perbaikan pipa masih berlangsung. (gus/fun)

Editor : Fahreza Nuraga
#nelayan #Gili #gili ketapang #air bersih #Sumberasih #probolinggo