TONGAS, Radar Bromo- Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Probolinggo, membawa sejumlah material ke muara Sungai Laweyan di Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas. Dampaknya, muara sungai ini pun tersumbat.
Khawatir terjadi banjir, Minggu (1/12) pagi, sejumlah warga dibantu BPBD Kabupaten Probolinggo dan Pasuruan, melakukan normalisasi.
Kepala Desa Tambakrejo Arifin mengatakan, sejumlah material dan sedimen turut hanyut bersama datangnya air melewati Sungai Laweyan.Dari berbagai macam material itu, paling banyak patahan bambu. Membuat aliran sungai dibagian muara tersumbat.
“Karena tersumbat sempat membuat air di Sungai Laweyan meninggi sejak Jumat (29/11) lalu. Untunglah tidak sampai meluber dan menimbulkan banjir. Maka dari itu, kami lakukan normalisasi hari ini,” ujarnya.
Proses pembersihan dilakukan secara manual. Memakan waktu sekitar 3 jam. Para warga dan BPBD turun ke muara sungai di dekat pantai. Memungut bambu-bambu yang membuat aliran air sungai tersumbat.
“Bambu-bambu itu kami angkut ke tepi sungai,” ujar Arifin.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, pihaknya menurunkan 11 personel. Sementara, dari BPBD Kabupaten Pasuruan, ada 12 personel. Ditambah puluhan warga.
Oemar mengatakan, normalisasi dilakukan agar saat hujan dan debit air kembali naik, tidak ada lagi sumbatan di muara sungai. Arus air diharapkan mengalir lancar sampai ke laut.
“Kalau banjir lagi kan biasanya bawa material lagi, kalau tidak dibersihkan, akan makin menumpuk dan tentunya menyumbat aliran sungai. Namun, memang setelah normalisasi pun tetap butuh pemantauan secara rutin. Khawatirnya ada material yang menyebabkan aliran tersumbat kembali,” jelasnya. (gus/rud)
Editor : Ronald Fernando