TONGAS, Radar Bromo-Pemkab Probolinggo melalui RSUD Tongas, menggelar bakti sosial pemeriksaan mata, pemberian kacamata dan operasi katarak gratis.
Bakti sosial yang bekerjasama dengan JFF (John Fawcett Foundation) dan PMI Kabupaten Probolinggo tersebut, digelar selama 3 hari.
Ismail Panji, Ketua Pelaksana Harian Bakti Sosial Pemeriksaan Mata, Pemberian Kacamata dan Operasi Katarak Gratis mengatakan, giat ini sudah memasuki tahun ke lima yang dimulai sejak tahun 2017.
Di tahun 2024, kembali terlaksana kegiatan bakti sosial oleh Pemkab Probolinggo, yang bekerjasama dengan JFF Denpasar Bali.
”Banyak pihak yang terlibat dalam kegiatan bakti sosial pemeriksaan mata, pemberian kacamata dan operasi katarak gratis. Mulai Dinkes Kabupaten, RSUD Tongas, PMI, JFF, BI, PLN Nusantara Power, Perdami Malang Raya,” kata Ismail.
Ismail menerangkan, bakti sosial operasi katarak gratis biasanya digelar selama 4 hari. Namun, untuk tahun 2024 ini, bakti sosial operasi katarak gratis hanya diadakan selama 3 hari.
Yaitu mulai Kamis (21/22) sampai Sabtu (23/11). Ditargetkan ada 300 orang yang datang untuk mendapatkan pelayanan operasi katarak gratis. Dengan target terealiasi 200 orang yang suspect akan menjalani operasi katarak.
”Tentunya, mereka yang dilakukan operasi katarak gratis diprioritaskan bagi yang suspect katarak. Hari pertama ditargetkan 70 orang menjalani operasi katarak, hari kedua 60 orang dan hari ketiga 70 orang jalnai operasi katarak gratis,” terangnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Tongas, dr. Catur Prangga Wardana mengatakan, bakti sosial operasi katarak gratis tersebut atas kerjasama JFF dengan Dinkes Kabupaten Probolinggo dan PMI yang bertempat di RSUD Tongas.
Operasi katarak gratis digelar untuk membantu penderita-penderita yang membutuhkan. Baik itu bantuan kacamata gratis, pemasangan bola mata gratis ataupun operasi katarak gratis.
”Kami komitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat. Bakti social operasi katarak gratis, sebagai bentuk wujud RSUD Tongas bersama Pemkab Probolinggo PMI dan semua, hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” terangnya.
Fauzi, 58, warga Desa Kaliacar Kecamatan Gading mengaku, dirinya sudah lama alami gangguan penglihatan karena katarak. Dia lalu mendapatkan informasi kegiatan operasi katarak gratis.
Didampingi keluarga dan petugas puskesmas Condong, dia datang ke RSUD Tongas untuk bisa menjalani operasi katarak gratis.
”Selama ini karena mata katarak, melihat orang itu tidak jelas. Kalau jalan, sering tersandung. Jadi saya sangat berharap, bisa segera menjalani operasi katarak secara gratis dan bisa melihat lagi,” harapnya. (mas/*)
Editor : Muhammad Fahmi